Pilpres 2019
Anggota BPN Prabowo-Sandi Tertawa saat Inas Nasrullah Sebut Sudirman Said 'Ayam Sayur'
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir menyebut Sudirman Said 'ayam sayur'.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir memberikan sebutan untuk Direktur Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said.
Sebutan itu dilontarkan Inas Nasrullah saat menjadi narasumber bersama anggota BPN, Faldo Maldini di acara Apa Kabar Indonesia Malam, tv One, Kamis (21/2/2019) malam.
Keduanya dihadirkan untuk membahas pernyatan Sudirman Said yang menuding Jokowi telah melakukan pertemuan rahasia dengan bos Freeport, James R Moffet sebelum perpanjangan kontrak PT Freeport pada 7 Oktober 2015.
• Jokowi Bantah Pertemuan Rahasia dengan Bos Freeport, Sudirman Said Ungkap Isi Perjanjian Freeport
Inas menyebut bahwa Sudirman Said lah yang bermasalah.
Ia juga mengatakan bahwa seharusnya Sudirman Said bertemu dengannya di sebuah acara stasiun televisi swasta untuk membahas mengenai pernyataan kontroversial mantan Menteri ESDM itu.
Namun, Inas menuturkan bahwa Sudirman Said menolak bertemu dengannya.
"Contohnya kenapa dia bermasalah? Hari ini seharusnya Sudirman Said ya bertemu dengan saya di CNN jam 7," ujar Inas.
"Tapi Sudirman Said menolak bertemu saya jam 7 di CNN, kemudian kebetulan tv One menelpon saya, saya datang ke sini."
Inas lalu menyebut Sudirman Siad 'ayam sayur' lantaran takut bertemu dengannya karena tak berani mempertanggungjawabkan pernyataannya.
"Sudirman Said itu 'ayam sayur' yang tidak berani mempertanggungjawabkan perkataannya," tambah Inas.
• Data Jokowi Disebut Salah saat Debat, Budiman Sudjatmiko: Kenapa Pak Prabowo Enggak Bantah?
Mendengar rekannya disebut sebagai 'ayam sayur', Faldo Maldini terdengar tertawa.
"Enggaklah," ujar Faldo setelah tertawa.

Inas lalu melanjutkan argumennya.
"Kalau dia berani mempertanggungjawabkan perkataannya seharusnya dia berani melawan saya di CNN jam 7 hari ini," tutup Inas.