Terkini Daerah
Polisi Tangkap Pembuat Uang Palsu di Pontianak, Total Rp 200 Juta Sudah Beredar
Aparat kepolisian mengungkap produksi uang palsu di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Aparat kepolisian mengungkap produksi uang palsu di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Dari pengungkapan, diketahui bahwa uang palsu yang diproduksi mencapai raturan juta rupiah.
Empat orang ditetapkan tersangka, MN, HA, SJ dan SW yang diduga sebagai otak di balik produksi uang palsu ini.
Kapolsek Anjongan, Iptu Ambril mengungkapkan bahwa tersangka belajar membuat uang palsu dari YouTube.
"Tersangka SW dan HA ini belajar membuat uang palsu ini dari YouTube, mereka buka google. Mereka belajar dari sana," ungkapnya, Jumat (9/2/2019).
• Kronologi Lengkap Jambret Teriak Histeris Lehernya Dililit Ular saat Diinterogasi, Lihat Videonya
Hal itu dibenarkan SW saat ditanya Tribun di sela-sela penggeledahan di rumahnya, Pontianak Utara yang dijadikan lokasi tempat memproduksi.
Ia mengaku bahwa uang palsu yang diedarkan dibuat sendiri dan bukan didapat dari orang lain.
Sudah sekitar sebulan terakhir dirinya mencetak uang palsu, menggunakan printer.
Ia mengaku hasil dari mencetak uang palsu, dalam sehari ia bisa mengumpulkan uang asli antara Rp500 ribu hingga 1 juta rupiah.
"Lumayan, biasa 1 hari bisa Rp 500 ribu, satu juta," katanya tertunduk lesu.
SW mengungkapkan proses produksi uang palsu ini dirinya dibantu saudara ipar dan anggota keluarganya yang lain.
Kronologi Pengungkapan
Kapolsek Anjongan Iptu Ambril yang ditemui awak media menjelaskan kronologis pihaknya dapat berhasil mengungkap peredaran uang Palsu ini.
Ia mengatakan bahwa pihaknya Jumat (08/02/2019) mendapati informasi dari masyarakat di pasar wilayah Anjongan, bahwa para pedagang di dihebohkan dengan adanya penemuan uang palsu.
Dan yang mengedarkan di wilayah itu adalah MN, Kapolsek menjelaskan bahwa pagi tadi MN membelanjakan ratusan ribu uang palsu untuk membeli Langsat, Petai, sendal.
• Viral Video Jambret Teriak Histeris saat Diinterogasi Pakai Ular oleh Polisi, Polda Papua Minta Maaf