Kabar Tokoh
Said Didu Dituding Penyebar Hoaks Tenaga Kerja Asing, Mahfud MD Beri Pembelaan
Mahfud MD memberikan pembelaan pada Said Didu yang dituding turut menyebarkan hoaks soal TKA di Morowali.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD angkat suara terkait tudingan adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang pernah dicuitkan oleh mantan Staf Khusus Menteri ESDM, Said Didu.
Hal ini diungkapkan Mahfud MD melalui Twitter miliknya, @mohmahfudmd, Sabtu (26/1/2019).
Mulanya, seorang netizen dengan akun @narkosun mengunggah cuitan dari Said Didu dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Jumat (25/1/2019).
Cuitan Said Didu dan Hanif dicuitkan di tanggal yang sama terkait TKA.
Said Didu menuliskan dirinya yang selalu dibully kalau membahas soal TKA.
Ia juga mentautkan video yang memperlihatkan gerombolan pegawai yang keluar dari suatu pabrik tanpa diketahui lokasinya.
• Soal Tabloid Indonesia Barokah, Mahfud MD: Saya Kira Itu Nama Restoran
Dari video tersebut, Said mengatakan bahwa dirinya selalu dibully bila memberikan bahasan soal TKA.
"Dulu saya selalu dibully kalau bahas TKA Ilegal," tulis Said Didu melalui Twitter @saididu, Jumat (25/1/2019).
Sementara cuitan dari Said Didu itu disejajarkan dengan cuitan dari Hanif Dhakiri.
Hanif mengatakan bahwa demo buruh di Morowali bukan demo TKA China.
"Selamat pagi. Demo buruh di Morowali bkn demo TKA China.
Jg bkn demo menolak TKA China.
Demo buruh di Morowali terkait Upah Minimum Sektoral Kab (UMSK) setempat, yg saat ini sdg ditangani otoritas terkait di sana.
Jgn termakan hoax.
Jangan ikut sebarkan hoax. Waspadai adu domba!," tulis Hanif Dhakiri melalui Twitter @hanifdhakiri, Jumat (25/1/2019).
kicauan Said Didu dan Hanif Dhakiri (Capture Twitter)
• Polemik Tabloid Indonesia Barokah, TGB Zainul Majdi Sebut Jokowi Selalu Jadi Korban Penyebaran Hoaks
Cuitan dari Said Didu diberikan stempel hoaks oleh dalam gambar yang diunggah.
"Gerombolan HOAX kapan tobat?? Setiap hoax, dusta yg kalian share dicatat dan dimintai pertanggungjawaban entar di akhirat.
Katanya umat paling ngislami, kok paling getol jg sebar hoax?," tulis netizen @narkosun pada gambar cuitan Said dan Hanif.
Lalu, cuitan itu diteruskan pada netizen lain untuk ditanyakan pada Mahfud MD.
"Prof @mohmahfudmd apa tanggapan bapak mengenai pak @saididu yang selalu menyebarkan berita hoax? Apakah ga ada tegoran mengingat ini kan teman baik bapak juga," kata netizen @dia_larasati.
• Sebut Ada Kekeliruan dalam Pembebasan Baasyir, Mahfud MD: Harusnya Bukan Yusril yang Umumkan
Menjawab tudingan tersebut, Mahfud mengatakan bahwa Said Didu bukan mengatakan hoaks seperti video yang dikomentarinya.
Lalu Mahfud menerangkan bahwa Said juga pernah dibully karena cuitannya yang memotret petugas yang bekerja untuk TKA di Bandara.
"Kalau contohnya seperti yg terkait dgn bully ketika @saididu bicara TKA spt yg Anda upload ini, mnrt saya bkn hoax dari Said Didu.
Dulu dia memang dibully habis terkait cuitannya yg memotret petugas kita memanggulkan bagasi TKA di bandara. Entah, kalau contoh lain," tulis Mahfud MD.
Sementara itu, terkait kerusuhan Morowali yang dimaksudkan oleh Hanif ialah video viral yang diunggah oleh channel YouTube Waubo 78 pada Kamis (24/1/2019).
Dalam video berdurasi 4 menit 32 detik, tampak ribuan karyawan menggelar demo di lingkungan pabrik.
Terdengar orasi dan klakson motor yang dibunyikan.
Bahkan beberapa karyawan yang berada di lantai atas pabrik diminta turun untuk mengikuti demo.
Pihak kepolisian berusaha mengamankan demo, namun tampak kewalahan karena banyaknya karyawan.
Terlihat juga adanya bom asap yang membuat para karyawan berlarian dan suasana demo tampak kacau.
• Mahfud MD: Kenapa Harus Yusril Ihza yang Umumkan Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Kan Tidak Boleh
Dilansir oleh Kompas.com, Jumat (25/1/2019), Humas PT IMIP, Dedi Kuniawan membenarkan bahwa telah terjadi demo di PT IMIP.
Dedi menjelaskan bahwa yang melakukan aksi demonstasi adalah karyawan Indonesia, bukan karyawan dari negara China.
Hingga saat ini, aksi demonstrasi telah selesai dan situasi telah aman.
"Mereka aksi sejak kemarin dan hari ini situasi sudah aman, karyawan sudah bekerja seperti biasa," ujar Dedi.
(TribunWow.com/ Tiffany Marantika/Nirmala)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/mahfud-md-5.jpg)