Breaking News:

Pemilu 2019

Tanggapan Mahfud MD soal Viralnya Pembongkaran Makam Diduga karena Beda Pilihan Politik

Mantan Ketua MK Mahfud MD angkat bicara menanggapi viralnya kasus pembongkaran makan di Gorontalo, yang diduga karena beda pilihan politik.

Penulis: Laila N
Editor: Bobby Wiratama
Youtube Official iNews
Dua makam terpaksa dipindah lantaran perbedaan pandangan politik yang terjadi dalam keluarga. 

Pemerintah daerah setempat pun sempat mencoba untuk melakukan mediasi, lantaran kedua belah pihak masih merupakan keluarga, tetapi mediasi berakhir gagal.

Kedua jenazah tersebut usai dikafani lalu dipindahkan ke makam lain yang berjarak 1 kilometer dari lokasi makam yang lama.

Meski diperlakukan seperti itu dan merasa terdzolimi, pihak keluarga kedua jenazah pun mengaku tabah dan tidak menaruh dendam.

Komentar Iwan Fals soal Sandiaga Uno yang Telah Kampanye di 1.000 Titik

Klarifikasi Minta Maaf

Setelah kabar tersebut viral, pihak keluarga memberikan klarifikasi dengan menyampaikan permohonan maaf ke Partai Nasdem.

Dilansir TribunWow.com, permohonan maaf itu tersebar melalui sosial media, satu di antaranya diunggah oleh akun @ndorobeii pada Minggu (13/1/2019).

Dalam postingan akun tersebut, diunggah video yang menyatakan permohonan maaf pihak keluarga kepada pihak Partai Nasdem.

"Saya atas nama keluarga yang kuburnya di bongkar kemaren itu, memberikan pernyataan kembali dan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada keluarga Partai Nasdem, yang telah saya sebut nama Nasdemnya dalam pernyataan saya di pembongkaran kuburan kemaren itu," ujar Abdul Salam, salah seorang pihak keluarga yang menyatakan permintaan maaf.

Ia juga menyebut bahwa ia tidak ada niatan untuk menyudutkan pihak manapun, apalagi Partai Nasdem.

Pernyataan saat pembongkaran makam saat itu terpaksa mencatut nama Partai Nasdem lantaran permintaan pemilik lahan, Awano, yang meminta pihak keluarga untuk mencoblos seorang caleg yang berasal dari Partai tersebut.

"Saya tidak ada tekanan dari manapun, dengan kesadaran saya sendiri, saya juga tidak pernah merasa menyudutkan seseorang apalagi Nasdem sebesar itu, saya hanya terucap karena adanya pernyataan-pernyataan yang membuat kuburan ini dibongkar dari saudara Awano itu."

"Jadi sata mohon maaf yang setinggi-tingginya sekali lagi kepada bapak-bapak sebagai pimpinannya Nasdem di daerah, di pusat, di manapun, saya mohon maaf karena ada kesalahan saya menyebut Partai Nasdem di ujung pernyataan saya pada sesi wawancara saya kemarin di pekuburan itu."

"Sekian, terima kasih atas pengertian dan permohonan maaf ini saya ucapkan tidak ada tekanan dari manapun," ungkap Abdul Salam.

Dalam unggahan tersebut tampak pula Abdul Salam yang tengah membawa surat pernyataan permintaan maaf.

Surat pernyataan tersebut ditulis tangan dengan tertanggal 13 Januari 2019 dan dibubuhi tanda tangan Abdul Salam di atas materai 6.000.

Permohonan maaf keluarga pada Partai Nasdem
Permohonan maaf keluarga pada Partai Nasdem (capture/instagram/@ndorobeii)
Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Mahfud MDpembongkaran makam di GorontaloPemilu 2019Calon Legislatif (Caleg)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved