Terkini Internasional

Survei Bloomberg Sebut Indonesia dan Brasil Jadi Pemimpin Penguatan Emerging Market di Tahun 2019

Hasil survei menunjukkan, aset negara berkembang seperti Brasil dan Indonesia menjadi yang paling diminati di dunia

Survei Bloomberg Sebut Indonesia dan Brasil Jadi Pemimpin Penguatan Emerging Market di Tahun 2019
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Masa kelabu bagi pasar negara berkembang (emerging market) diramalkan akan segera usai.

Tahun 2019 diprediksi bakal menjadi momentum rebound bagi negara berkembang setelah tergilas oleh gejolak perekonomian global sepanjang tahun 2018 ini.

Berdasarkan survei Bloomberg terhadap 30 lembaga aset manajemen, bank, dan lembaga riset ekonomi dunia, para investor dan trader sepakat bahwa emerging market telah mencapai titik terendahnya di tahun ini.

Lantas, tahun depan, pasar saham, mata uang, maupun obligasi negara berkembang berpotensi rebound, bahkan mengalahkan performa pasar negara maju.

Kunci dari konsensus pembalikan arah ini ialah, antara lain, keputusan Federal Reserve untuk menahan agresivitasnya menaikkan suku bunga acuan di 2019.

OJK Paparkan Dampak Pemilu 2019 terhadap Ekonomi Indonesia, dari Sisi Positif dan Negatif

The Fed juga memangkas proyeksinya terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) tahun depan, dari sebelumnya 2,5% menjadi 2,3%.

Sebab sepanjang tahun ini, produk domestik bruto Negeri Paman Sam tersebut diproyeksi hanya akan menyentuh 3%, meleset dari target 3,1%.

"Dengan The Fed bergerak menuju akhir siklus pengetatannya, dana kemungkinan akan kembali ke pasar negara berkembang," ujar Hironori Sannami, trader pasar mata uang Mizuho Bank Ltd Tokyo, seperti dikutip Bloomberg, Kamis (20/12).

Dari seluruh peserta survei yang terlibat, mayoritas meyakini aset pasar emerging market, seperti forex, obligasi, dan saham akan bangkit di 2019.

Tak hanya itu, mereka bahkan optimistis kinerja ketiga aset tersebut akan melampaui kinerja aset negara maju tahun depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Bobby Wiratama
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved