Breaking News:

Agenda Presiden

Ingin Duduk, Jokowi Angkat Kursi Sendiri dan Tolak Bantuan Paspampres dengan Berikan Isyarat

Ingin duduk, namun tak ada kursi di belakanganya, Jokowi ambil kursi sendiri dan menolak bantuan paspampres yang akan mengangkatkan kursinya.

Twitter/@KSPgoid
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Senin (22/10/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya ke Aceh bertemu dengan Nyak Sandang yang merupakan pemilik surat obligasi pembelian pesawat RI 001, Jumat (15/12/2018).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh itu terlihat Nyak Sandang bersama anaknya, Haedar duduk di kursi di ruangan Bandara menunggu Jokowi.

Saat bertemu Nyak Sandang, Jokowi pun terlihat menyalami Nyak Sandang yang duduk karena usianya yang sudah renta.

"Gimana? Sekarang gimana?," sapa Jokowi pertama kali menyapa Nyak Sandang yang dilansir TribunWow.com oleh tayangan YouTube Berita News.

Setelah bersalaman, Jokowi terlihat ingin duduk, namun tak ada tempat duduk di belakangnya, sehingga ia mengambil kursi yang berjarak dari Nyak Sandang.

Saat Jokowi mengambil kursi tersebut, paspampres yang memakai baju batik terlihat akan mengambilkan kursi.

Dituduh Sandiwara oleh TKN Jokowi-Maruf, Ini Kata Pedagang Pemasang Poster yang Tolak Sandiaga Uno

Namun, Jokowi tampak mengambil sendiri kursi tersebut.

Bahkan, Jokowi juga harus memindahkan tas yang berada di atas kursi sendiri.

Saat mengangkat kursi dan menempatkan di dekat Nyak Sandang, Paspampres kembali akan membantu.

Namun, Jokowi memberikan isyarat untuk tidak usah membantunya dengan mengangkat tangan kanan isyarat 'tidak usah'.

Isyarat Jokowi ke Paspampres yang akan membantunya
Isyarat Jokowi ke Paspampres yang akan membantunya (Capture YouTube Berita News)

Setelah menempatkan sendiri kursinya, Jokowi pun tampak berbincang dengan penyumbang pesawat RI tersebut di dekatnya.

Karena pandangan mata yang tidak terlalu jelas, Jokowi memutuskan untuk berbicara sangat dekat dengan Nyak Sandang.

Sejak Maret 2018, Jokowi Belum Penuhi Janjinya kepada Nyak Sandang Penyumbang Pesawat RI 001

Lihat videonya:

Dikutip TribunWow.com dari Serambi News, pertemua itu dilakukan Jokowi saat dirinya akan bertolak kembali ke Jakarta setelah dua hari berada di Aceh.

Nyak Sandang menanyakan pada Jokowi permintaan yang pernah ia sampaikan di Istana Merdeka, Jakarta pada bulan Maret lalu.

“Jadi ulon merumpok Pak Presiden, sabab watee lon jak uroe nyan bak Istana, na 3 boh permintaan lon lakee bak presiden.

(Saya ingin berjumpa dengan Pak Presiden karena saat berkunjung ke Istana dulu, ada tiga permintaan saya kepada Presiden-red),” ujar Nyak Sandang saat menceritakan pengalamannya bertemu Presiden untuk kedua kalinya kepada Serambinews.com di Mabes Serambi Indonesia di Meunasah Manyang PA, Jumat (14/12/2018) malam.

Permintaan tersebut antara lain, pengobatan katarak, membuatkan masjid, dan naik haji.

KTT ASEAN Sempat Singgung Hal Ini hingga 2 Kali, Jokowi Mengaku Malu

“Saya senang dan bersemangat bertemu Presiden. Alhamdulillah mandum ka  (semuanya) di-ACC,” ucap Nyak Sandang.

Terkait permintaan membuat masjid, Jokowi telah menurunkan tim untuk meninjau lokasi yang akan dibangun masjid di area rumah Nyak Sandang.

Sementara untuk haji, Jokowi mengingatkan kondisi Nyak Sandang serta lamanya proses haji, sehingga presiden menawarkan untuk umrah dahulu.

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)PaspampresNyak Sandang Tagih Janji ke Jokowi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved