Terkini Daerah
Sejak Maret 2018, Jokowi Belum Penuhi Janjinya kepada Nyak Sandang Penyumbang Pesawat RI 001
Nyak Sandang menjadi orang yang turut menyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI-001) menagih janji Jokowi untuk buatkan masjid.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Nyak Sandang menjadi orang yang turut menyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia (RI-001) di tahun 1950.
Ia juga sempat disambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Rabu (21/3/2018) malam.
Pada kesempatan itu, Nyak Sandang yang memiki buti obligasi itu memiliki beberapa permintaan pada Jokowi.
Setidaknya ada empat permintaan pada Jokowi saat berkunjung ke Istana Negara dan Jokowi berjanji akan menerima permintaan tersebut.
Dua di antara permintaan itu hingga kini belum dipenuhi Jokowi.
Yakni janji Jokowi akan memberangkatkan haji Nyak Sandang dan membangunkan masjid di kampung Nyak Sandang di Aceh.
Saat Jokowi berkunjung ke Aceh (13-14/12/2018), Nyak Sandang kembali menagih janji Jokowi melalui video yang diunggah akun YouTube Mustafa Husen Woyla.
• Jawaban Anies Baswedan saat Ditagih Janjinya oleh Jak Angel soal Pawai Kemenangan Persija
Dalam video berdurasi 1 menit 6 detik itu, Nyak Sandang berbicara dalam bahasa Aceh.
“Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Lon sampaikan bahwa lon kalheuh meureumpok ngen Bapak Jokowi. Lon cita that kemeung peugot saboh masjid di gampong lon, lon keumeung pulang keu cuco, keu aneuk, dan lon pubuet ibadat selama udep lon,” ungkap Nyak Sandang.
(Saya sampaikan bahwa saya sudah bertemu dengan Bapak Jokowi. Saya bercita-cita ingin membangun sebuah masjid di kampung, untuk anak cucu saya dan tempat beribadat di sisa umur saya)
“Teuma ‘ohlheuh nyan, lon Bapak (Presiden) neuba u Tanoh Suci karena lon jinoe watee ka sempit that, hana le beulaja. (Setelah itu, Bapak (Presiden) mohon bantuan agar saya bisa ke Tanah Suci (naik haji), karena sekarang waktu saya sudah sempit, juga tidak punya (lagi) uang,” imbuhnya.
Pendamping Nyak Sandang, Al Maturidi yang juga nampak dalam video itu kemudian memberikan penjelasan terkait harapan Nyak Sandang tersebut.
“Jadi yang disampaikan Nyak Sandang adalah, beliau sudah pernah ke Istana, bertemu dengan Bapak Presiden Jokowi. Bapak Presiden menyampaikan ke kita bahwa akan turun tim untuk pembangunan Masjid di Lamno Aceh Jaya. Kemudian Nyak Sandang juga berkeinginan bila Bapak Presiden berkenan untuk berangkat (memberangkatkan Nyak Sandang dan keluarga) ke Tanah Suci," ujar Al Maturidi.
• Soal Sandiaga Janjikan Pembangunan Infrastruktur Tanpa Utang, Faldo Maldini: Jangan Dihakimi Dulu
Pemilik akun yang mengunggah video itu kepada Serambinews.com, Jumat (14/12/2018) mengatakan, video tersebut direkam saat Nyak Sandang hadir pada acara Mubes Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) serta peluncuran lembaga donasi Rumoh Umat, di Banda Aceh, 25 November 2018 lalu.
Hanya saja, kata Mustafa video ini baru kita dirilis saat ini karena momentum kedatangan Presiden Jokowi ke Aceh.