Kabar Tokoh

Bahas Perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia, Fahri Hamzah: Dirayakan Seperti Merayakan Hari Bahagia

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berpendapat soal peringatan Hari Anti Korupsi, Minggu (9/12/2018).Fahri mengaku miris melihat perayaan tersebut.

Bahas Perayaan Hari Anti Korupsi Sedunia, Fahri Hamzah: Dirayakan Seperti Merayakan Hari Bahagia
dpr.go.id
dpr.go.id Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat membuka acara Press Gathering dalam rangka Silaturahmi DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Wisma Griya Sabha DPR RI, Kopo, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/11/2018). 

Harus ada yang menawarkan peta jalan, karena korupsi soal sederhana.

Jangan percaya korupsi soal rumit. Sebab korupsi bukan kejahatan baru.

Di banyak negara bahkan korupsi itu sudah tinggal nama.

Di era digital Technology orang makin sulit mencuri. #HariAntiKorupsi

Tetapi, ada yang tidak ingin korupsi hilang dari negeri ini. Agar tetap menjadi proyek APBN resmi.

Dan setiap tahun negara mengeluarkan anggaran lagi. Untuk pertunjukan anti korupsi dan juga perayaan anti korupsi.

Selamat Merayakan #HariAntiKorupsi . Terus dan terus lagi," tulis Fahri Hamzah.

Jokowi Sebut OTT Bukan Keberhasilan Antikorupsi, Fahri Hamzah: 10 Tahun Lalu Saya Sudah Bicara

Sementara itu, diberitakan TribunJogja.com, peringatan Hari Anti Korupsi sedunia dilaksanakan pada Minggu (9/12/2018).

Peringatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran anti korupsi di seluruh dunia.

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia dimulai, setelah Konvensi PBB Melawan Korupsi pada 31 Oktober 2003.

Melalui konvensi tersebut, Hari Anti Korupsi Sedunia kemudian ditetapkan akan diperingati setiap tanggal 9 Desember.

Korupsi menjadi permasalahan hampir semua negara, dan banyak pihak yang menyetujui bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan luar biasa.

Meskipun terjadi hampir di setiap negara, tetapi ada beberapa negara yang disebut-sebut sebagai yang terkorup di dunia.

Pada tahun 2018 ini, The World Economic Forum merilis peringkat negara yang melakukan korupsi.

Dikutip dari Intisari, banyaknya kasus korupsi ditunjukkan dengan skala 0-100.

Negara dengan nilai 100 berarti sangat bersih dari korupsi.

Sedangkan nilai 0 atau yang bernilai rendah menunjukkan bahwa negara itu paling banyak melakukan korupsi.

Berikut adalah negara terkorup di dunia, menurut data yang dirilis The World Economic Forum:

1. Yaman dengan skor 16
2. Venezuela dengan skor 18
3. Angola dengan skor 19
4. Chad dengan skor 20
5. Tajikistan dengan skor 21

6. Kamboja dengan skor 21
7. Kongo dengan skor 21
8. Zimbabwe dengan skor 22
9. Burundi dengan skor 22
10. Haiti dengan skor 22

11. Mozambik dengan skor 25
12. Kamerun dengan skor 25
13. Nicaragua dengan skor 26
14. Uganda dengan skor 26
15. Nigeria dengan skor 27

16. Guinea dengan skor 27
17. Kenya dengan skor 28
18. Lebanon dengan skor 28
19. Mauritania dengan skor 28
20. Bangladesh dengan skor 28

21. Guatemala dengan skor 28
22. Rusia dengan skor 29
23. Honduras dengan skor 29
24. Republik Dominika dengan skor 29
25. Kyrgiztan dengan skor 29

Hotman Paris Protes Pembangunan Jalan Tol Mangkrak, Fahri Hamzah dan Ferdinand Beri Tanggapan

26. Laos dengan skor 29
27. Meksiko dengan skor 29
28. Paraguay dengan skor 29
29. Gambia dengan skor 30
30. Ukraina dengan skor 30

31. Iran dengan skor 30
32. Sierra Leone dengan skor 30

Indonesia tak masuk ke dalam daftar 32 negara terkorup di dunia.

Menurut data tersebut, Indonesia mendapatkan skor indeks 37.

Tingkat korupsi di Indonesia masih tergolong mengkhawatirkan, karena berada di indeks 37, dari negara terbersih dari korupsi dengan nilai 100. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved