Reuni Akbar 212
Unggah Video Apel TNI di Monas, Suryo Prabowo: Tidak Mungkin Dihadapkan Rakyat Peserta Reuni 212
Mantan Kepala Staf Umum TNI Purnawirawan Suryo Prabowo mengunggah video apel ribuan prajurit TNI-Polri di Monas pada Jumat (30/11/2018).
Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
Apel tersebut dihadiri oleh KepaIa Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna serta Pejabat Tinggi Mabes TNI dan PoIri.
• Tanggapi Klarifikasi KNKT, Hotman Paris: Betapa Sakit Hatinya Keluarga Korban Lion Air Dengar Ini

Reuni 212
Sementara itu, Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif menuturkan agenda Reuni Akbar 212 bukanlah sebagai ajang politik praktis atau kampanye pasangan calon tertentu.
"Reuni Mujahid 212 bukanlah sebagai ajang politik praktis atau kampanye Paslon tertentu," kata Slamet di Gedung DDII, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018), dikutip dari TribunJakarta.com.
Dia juga mengatakan pihaknya telah mengundang Jokowi dan Jusuf Kalla dalam perhelatan ini pada Kamis (29/11/2018).
"Insya Allah besok kesekretariatan akan hadir, besok datang ke Setneg untuk mengantarkan undangan buat presiden dan wakil presiden," ujar Ma'arif di Gedung DDII, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).
Selain itu, pihaknya juga mengundang pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
"Nah kalau lisan karena Prabowo dan Sandi bukan presiden, jadi mudah ditemui dan kami sampaikan langsung kepada Pak Prabowo dan Mas Sandiaga untuk hadir tanggal 2 besok, dan Insya Allah kalau tidak ada hal-hal yang di luar dugaan Insya Allah beliau hadir," jelasnya.
Selain itu Ma'arif juga menyebut mengundang pimpinan DPR dan MPR untuk hadir dalam acara tersebut.
"Kami sudah serahkan langsung ke sekretriat," ujarnya.
Ketua Panitia Reuni 212 Bernard Abdul Jabbar pun memastikan Reuni 212 nantinya akan berlangsung tertib.
Jika ada pihak yang membuat kerusuhan, kata Bernard, itu merupakan penyusup dan bukan berasal dari alumni 212.
• Galang Sumbangan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah Kantongi Lebih dari Rp2 Miliar
"Karena kami mendengar isu beberapa kelompok penyusup yang akan melakukan kerusuhan dan sebagainya atau mungkin memberikan makanan yang sudah dicampur zat-zat tertentu ada hal yang ingin menjadi masalah jadi kisruh.
Kami sudah jelaskan ke Wakapolda kalau acara nanti tanggal 2 ada orang tertentu yang membuat kerusuhan kami jamin itu bukan dari kami. Kami yakinkan maka kami akan melawan orang yang berdosa tersebut," ujarnya.
Ia juga memastikan adanya tudingan terkait reuni 212 itu ditunggangi kepentingan politik adalah fitnah.
