Breaking News:

Beri Imbauan untuk Peminjam Dana dari Fintech Ilegal, Kominfo: Nggak Usah Dibalikin

Kemenkominfo mengimbau masyarakat yang meminjam uang melalui fintech ilegal untuk tidak perlu mengembalikan pinjaman mereka.

hai.grid.id
Ilustrasi Uang 

TRIBUNWOW.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangarepan mengimbau masyarakat yang meminjam uang melalui Financial Technology (fintech) ilegal untuk tidak perlu mengembalikan pinjaman mereka.

Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id, hal tersebut disampaikan Semuel dengan alasan bahwa perusahaan fintech tersebut ilegal atau tidak sah secara hukum.

Maka kegiatan ataupun kesepakatan yang perusahaan itu jalankan tentunya juga ilegal.

“Jadi, peminjamnya itu pinjam aja sebanyak-banyaknya, sebab pihak pemberi pinjaman tidak resmi kok. Nggak usah dibalikin. Kan ilegal,” kata Semuel, Minggu (25/11/2018).

Tuntut Ganti Rugi Rp 1 Triliun dari Surya Paloh, Rizal Ramli: Hasilnya untuk Petani dan Petambak

Selain itu, Semuel juga meminta agar masyarakat dapat melaporkan fintech ilegal yang mereka ketahui ataupun yang merugikan mereka kepada pihak berwenang.

Masyarakat bisa melaporkan hal tersebut ke Kemenkominfo, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta kepolisian.

Fintech ilegal saat ini sedang menjamur dan perlu bagi kita untuk memberantasnya.

Untuk itu, Semuel menuturkan, laporan dari masyarakat adalah cara yang lebih mudah untuk memerangi fintech ilegal.

“Jadi kalau fintech ilegal menagih utang, laporkan. Nanti pihak berwajib akan menangkap karena tidak berizin. Seharusnya dia yang rugi, bukan masyarakat,” katanya.

Menurut Semuel, peran masyarakat yang mau dan berani melaporkan fintech ilegal dapat membuat pelaku bisnis ilegal itu jera.

Kata Kakorlantas Polri soal Janji PKS yang Bakal Perjuangkan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup

Selain itu, jika pihak fintech ilegal tersebut memang ingin berbisnis secara berkelanjutan, maka laporan tersebut akan mendorong mereka mendaftarkan diri dan mengurus izin ke OJK.

Bagi masyarakat yang ingin meminjam uang, Semuel menyarankan agar masyarakat mau mengecek terlebih dulu apakah fintech tersebut sudah terdaftar di OJK atau belum.

Semuel menginforasikan, ada 73 fintech yang sudah terdaftar.

Dan jika fintech yang ingin diajukan tidak ada dalam daftar OJK, maka masyarakat diharapkan dapat beralih ke fintech yang sudah terdaftar saja.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved