Terikini Daerah
Polda Jatim Tangkap Pelaku Kasus Pemerasan Berkedok Prostitusi Sesama Jenis
Polda Jatim menangkap pelaku pemerasan berkedok prostitusi sesama jenis atau gay
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Ditreskrimsus Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar pemerasan dengan dengan kedok prostitusi sesama jenis atau gay, Selasa (20/11/2018).
Supriyadi alias Andre (29) ditangkap Polda Jatim di sebuah kamar apartemen di Surabaya.
Dilansir dari TribunJatim.com, Selasa (20/11/2018) Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusef Gunawan mengatakan pria tersebut berasal dari Tuban, Jatim.
Andre ditangkap setelah satu di antara korbannya, berinisial AR melaporkan kejadian tersebut.
• Viral Penggerebekan Pesta Seks Lelaki Sesama Jenis di Sunter, Berikut Fakta-faktanya
"Setelah mendapat laporan itu, kami langsung menelusuri dan kami dapat menangkapnya di kamarnya (apartemen)," terang Akhmad di hadapan para awak media.
Berdasarkan laporan dari korban dengan nomor LPB/51/XI/2018/SUS/SPKT, tanggal 8 November 2018, Supriyadi pun dibekuk di kamar sebuah apartemen di Surabaya.
Akhmad mengatakan bahwa, terhadap penyidik Andre mengungkapkan ia telah memberikan pelayanan gay sejak 2016.
"Pengakuannya sejak 2016 sudah memberikan pelayanan gay," terang Akhmad.
• Polisi Gerebek Rumah Mewah yang Digunakan Pesta Seks Lelaki Sesama Jenis dan Temukan Pil Ekstasi
Sementara itu, Kasubdit V Siber Ditreskrimsus, AKBP Harissandi menjelaskan Andre mencari calon korbannya melalui aplikasi media soial 'Locanto'.
Dalam melancarkan aksinya, Andre menggunakan nama Lorenzo.
Biasanya jika Andre telah mendapat calon korban di Locanto lantas ia menanyakan nomor WhatsApp korban.
Melalui WhatsApp, Andre dan para korbannya melanjutkan percakapan.
"Lewat WhatsApp dan telepon, akses yang diterima dari mulut ke mulut juga antar sesama jenis," kata Harissandi sambil menunjukan bukti percakapan yang telah dicetak.
• 6 Poin Pengakuan Wanita yang Terlibat Prostitusi Online dan Digerebek Wali Kota Bogor Bima Arya
Andre mengaku berhasil mendapat keuntungan hingga puluhan juta rupiah dari bisnis gelapnya tersebut
Keuntungan itu digunakan Andre untuk memenuhi gaya hidupnya.