Pembunuhan Satu Keluarga
9 Fakta Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Sempat ke Klinik hingga Ditemukan Bercak Darah
Tersangka pembunuhan satu keluarga di Bekasi diamankan, ini deretan fakta, dari penangkapan hingga bercak darah.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
"Ikuti arahan polisi, kami pancing terduga pelaku karena kami pegang nomor teleponnya. Kami telpon dan SMS agar segera melunasi kekurangannya. HS itu balas nantinya ditransfer via m-banking dan dia minta nomor rekening kami," jelasnya.
"Nah dari situ polisi langsung melacak keberadaan HS. Informasi ada di Bandung, lalu ketangkap di Garut atau Tasikmalaya infonya si begitu," katanya.

3. Ditangkap di Kaki Gunung Guntur
Dari hasil pelacakan, pelaku HS ditemukan berada di Garut, tepatnya di kawasan Kaki Gunung Guntur, Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) malam, sekitar pukul 22.00 WIB
"Dia berada di satu rumah atau saung. Dia di sana mengaku hendak naik gunung. Kita geledah dan ditemukan kunci mobil, HP dan uang Rp 4 juta," jelas Argo.
Polisi lalu menggelandang HS ke Mapolda Metro Jaya untuk didalami kasusnya.
"Kita tarik ke Polda, penanganan kita ambil. Tapi tetap Bekasi Kota bekerja," ujar Argo.
4. Sempat Mengelak Sebelum Akhirnya Mengaku
Seusai ditangkap, HS sempat mengelak dengan membuat alibi.
"Yang bersangkutan masih mengelak, tetapi kami akan terus dalami," kata Argo.
Namun akhirnya, HS sendiri mengakui bahwa dirinya yang membunuh Diperum Nainggolan dan keluarga.
Atas hal itu, HS pun telah ditetapkan jadi tersangka.
"Ya, HS akhirinya mengakui yang membunuhnya (Diperum sekeluarga)," jelas Argo.
5. Membuang Barang Bukti
Dilansir dari TribunJakarta.com, HS diketahui membunuh Diperum Nainggolan dan istrinya, Maya Boru Ambarita, menggunakan sebuah linggis.