Breaking News:

Pembunuhan Jamal Khashoggi

Tulisan Terakhir Jamal Khashoggi sebelum Dibunuh, Ungkap Pemerintah Saudi yang Terus Bungkam Media

Sebelum ia menghilang, diketahui Jamal Khashoggi menulis opini untuk The Washington Post yang berisi tentang kebebasan pers di negara-negara Arab.

Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Claudia Noventa
theaustralian.com.au
Jamal Khashoggi 

Mohammed bin Salman yang berusia 33 tahun itu telah dikenal sebagai sosok muda yang kuat sebagai pembaharu perubahan sosial dan ekonomi kerjaan Arab Saudi.

Mohammed telah menjadi pemimpin kerajaan usai ditunjuk sebagai putra mahkota pada Juni 2017 lalu.

Kini, kasus Jamal Khasoggi ini membuat Mohammed kini berada pada situasi yang sulit.

Namun, kasus ini bukan yang pertama untuk Mohammed karena dirinya sebelumnya juga pernah melakukan beberapa penyekapan.

Sebelumnya, pada bulan Juli tahun 2017, Mohammed pernah menculik seorang aktivis hak-hak perempuan terkemuka, seperti Samar Badawi (37).

Badawi tiba-tiba diseret dari rumahnya dan ditangkap pihak polisi, seperti yang diungkapkan oleh teman Badawi, Yahya Assiri.

Penangkapan Badawi itu tak diketahui publik lantaran para tetangga yang melihatnya dipaksa menandatangani perjanjian untuk tidak pernah mengaku apa yang telah mereka lihat.

Namun, hingga kini tak pernah ada pernyataan jelas mengenai dugaan kasus kejahatan atau alasan Badawid ditahan.

Tak sendirian, Badawi ditangkap dengan 7 aktivis hak-hak perempuan lainnya.

Donald Trump Sebut Saudi Melakukan Cara Terburuk untuk Menutupi Kasus Pembunuhan Khashoggi

Samar Badawi
Samar Badawi (The Islamic Monthly)

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengungkapkan, penangkapan Badawi adalah simbol penindasan yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman terhadap mereka yang dianggap menantang otoritasnya.

"Dia berusaha membungkam semua orang," kata Assiri.

"Tidak ada pembela hak asasi manusia yang masih bebas di Arab Saudi. Mereka semua di balik jeruji."

(TribunWow.com/Ananda Putri Octaviani)

Tags:
Jamal KhashoggiPembunuhan Jamal KhashoggiArab SaudiTurkiWartawanMedia Massa
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved