Breaking News:

Kabar Ibu Kota

Soal Polemik Dana Kemitraan, Ridwan Kamil: Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta Duduk Dulu Bersama

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tidak akan ikut campur dalam polemik dana kemitraan atau dana hibah Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta.

Penulis: Vintoko
Editor: Wulan Kurnia Putri
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ridwan Kamil 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal terkait polemik dana kemitraan atau dana hibah.

Diketahui, polemik polemik dana kemitraan atau dana hibah melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Dikutip dari Kompas.com, persoalan itu muncul ketika Pemkot Bekasi meramaikan masalah dana kemitraan atau dana hibah di media.

Pemkot Bekasi Persoalkan Dana Kemitraan, Anies Baswedan: Provinsi Jawa Barat, Kok Minta ke Jakarta

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil mengaku dirinya tidak akan ikut campur jika tidak diminta sebagai fasilitator.

"Saya kira belum ada kebutuhan itu (memfasilitasi) karena gak ada permintaan juga. Jadi saya tak mau mencampuri hal yang sebetulnya bisa diselesaikan di level itu kecuali ada permintaan," kata Ridwan Kamil, Senin (22/10/2018).

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengakui dirinya tidak banyak informasi yang ia dapat soal polemik itu.

"Saya hanya memantau dari media sosial karena saya sedang berhalangan," kata dia.

Ridwan Kamil menyarankan agar masalah itu dapat diselesaikan dengan duduk bersama dan tanpa saling balas di media.

"Pada dasarnya itu hubungan dua pemerintahan secara langsung yang mempunyai hubungan timbal balik. Jadi menurut saya musyawarahkan, itu nasihat dari saya. Saya kira antara Pemerintah bekasi dan Pemprov DKI duduk dulu bersama karena itu masih sangat mungkin bisa dilakukan," tuturnya.

"Saling menyampaikan via media nanti gak sampai substansinya. Mungkin ada miskomunikasi atau hal yang kurang dipahami. Jadi lebih baik, saya sebagai gubernur menyarankan yang paling arif bijaksana adalah kedua pemerintahan itu melakukan musyawarah bagus-bagus antara dua pemimpin," tambah Emil.

Penjelasan Anies Baswedan soal Dana Kompensasi Bau Sampah: Kita Sudah Menunaikan, Nilainya Rp 138 M

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan menilai, persoalan dana kemitraan atau dana hibah seharusnya diselesaikan melalui pertemuan antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI Jakarta, bukan justru diramaikan di media.

"Sudah begitu, diramaikan bukan yang menjadi kewajiban kita pula. Dan harus diingat, Bekasi itu masuk provinsi mana coba? Jawa Barat. Kalau mau minta, ke pemprov mana harusnya dimintai? Kok mintanya ke Jakarta," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (21/10/2018) dikutip dari Kompas.com.

Anies menyampaikan, persoalan dengan Pemkot Bekasi selalu muncul pada Oktober, bertepatan dengan pembahasan anggaran.

Dia menganggap persoalan itu bukan soal pengelolaan sampah di TPST Bantargebang, tetapi persoalan APBD Kota Bekasi.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved