Agenda Presiden

Pakai Analogi Perang 'Game of Thrones' saat Pidato di IMF-WB, Jokowi Singgung Amerika Serikat

Jokowi mengatakan, ekonomi global seperti cerita Game of Thrones yang memperebutkan kekuasaan namun tak menyadari ada bencana besar yang mengancam.

Pakai Analogi Perang 'Game of Thrones' saat Pidato di IMF-WB, Jokowi Singgung Amerika Serikat
Capture YouTube
Presiden Jokowi saat berpidato di IMF, Jumat (12/10/2018). 

“Setelah 10 tahun berlalu, kita tetap harus waspada meningkatnya risiko dan kesiapsiagaan kita mengalami ketidakpastian global,” ucapnya.

Jokowi kemudian melanjutkan dengan menceritakan serial Game of Thrones, yang menurutnya persis dengan apa yang terjadi kini.

Drama Sidang Roro Fitria: dari Tangis Minta Tolong Pada Hakim hingga Rentetan Masalah yang Dialami

Menurutnya bagian Evil Winter menjadi ancaman yang sama yang dihadapi global.

Masih menggunakan analogi dari serial Game of Thrones, Jokowi mengatakan, tatkala satu pihak sibuk bertarung dengan pihak lainnya, mereka tidak sadar bahwa ada bencana besar.

Dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Jokowi mengatakan perebutan kekuasaan antar para Great Houses itu, bagaikan sebuah roda besar yang berputar seiring perputaran roda satu Great Houses tengah berjaya sementara House yang lain mengalami kesulitan.

Dan setelahnya, House yang lain berjaya dengan menjatuhkan House yang lainnya.

Jokowi menuturkan, adanya ancaman Evil Winter tersebut, akhirnya membuat mereka sadar tidak penting siapa yang menduduki The Iron Throne.

Menurut Jokowi, hal itu sama seperti keadaan dunia saat ini.

Ia menuturkan yang terpenting adanya kekuatan bersama untuk mengalahkan ancaman peperangan yang datang.

“Yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan Evil Winter, agar bencana global tidak terjadi, agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak-poranda yang menyengsarakan kita semuanya,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi Analogikan Kondisi Ekonomi Global Saat ini dengan Cerita Serial Game of Thrones

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved