Terkini Daerah

Kronologi Pelaporan Guru SMAN 87 Jakarta, Sempat Menangis dan Tuliskan Surat Permohonan Maaf

Seorang guru SMAN 87 Jakarta berinisial N dilaporkan mendoktrin anti- Jokowi saat pelajaran agama di masjid.

Kronologi Pelaporan Guru SMAN 87 Jakarta, Sempat Menangis dan Tuliskan Surat Permohonan Maaf
KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR
SMA Negeri 87 Jakarta 

Saya sudah berkoordinasi dengan para wakil bahwa hari Senin saya akan menuntaskan masalah pengaduan ini," ujar Patra.

Sempat Diduga Doktrin Siswanya untuk Anti Jokowi, Guru SMAN 87 Jakarta Minta Maaf ke Presiden

Namun, pada Senin (8/10/2018), Patra yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 90 Jakarta harus memimpin upacara di SMAN 90.

Setelah itu, ia kembali ke SMAN 87 dan membentuk tim yang beranggotakan para wakilnya.

"Saya langsung bikin tim-tim investigasi, tolong selidiki pengaduannya, ambil sampel yang diajar guru yang bersangkutan. Saya tidak mau jadi fitnah, saya mau data-data pendukung," kata Patra.

Menurut Patra, keterangan dari beberapa siswa membenarkan dugaan awal.

Guru N disebut kerap berpolitik. Namun, siswa tidak menegaskan apakah arah politiknya anti-Jokowi seperti yang dituduhkan.

Usai mengantongi sejumlah keterangan, pada pukul 10.00, Patra memanggil N ke ruangannya disaksikan wakilnya dan Kepala Tata Usaha.

Kepada Patra, N menyangkal bersikap anti-Jokowi. Ia mengaku memang sempat melaksanakan kegiatan belajar mengajar di masjid dan memutarkan video gempa di Palu.

Namun, pelajaran itu terkait jenazah. N meminta maaf jika ada ucapannya yang keliru dan dianggap salah oleh murid-muridnya.

"Dia bilang, 'Saya bersifat netral, Bu, saya mengajar sesuai pembelajaran'. Tapi tetap saja yang namanya ada asap pasti ada api, saya bilang," kata Patra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved