Breaking News:

kabar Tokoh

Beberkan Alokasi Dana Pertemuan IMF-WB, Gerindra: Anggarannya Tidak untuk Perluasan Apron Bandara

Partai Gerindra mengklaim bahwa anggaran IMF-World Bank Annual Meeting 2018 tidak dipergunakan untuk perluasan apron Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Twitter @MMisbakhun
Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun Saat Menghadiri IMF-World Bank Annual Meeting 2018, Selasa (9/10/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Partai Gerindra mengklaim bahwa anggaran untuk IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang disebutkan untuk perluasan apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, ternyata tidak benar.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari kicauan akun terverifikasi Partai Gerindra, @Gerindra, Kamis (11/10/2018).

Dalam unggahan tersebut, Menurut Gerindra, Komisi XI DPR RI tahu bahwa Kementerian Keuangan menganggarkan biaya IMF-World Bank Annual Meeting 2018 sebesar Rp 855,5 miliar itu untuk biaya operasional.

Yang mana, jelas Gerindra, termasuk biaya hotel dan jamuan makan.

Viral Video Pengusiran Relawan Asing di Palu Kini jadi Sorotan Dunia

Partai Gerindra bahkan menuliskan rincian penggunaan anggaran melalui kicauannya itu.

Lebih lanjut, Gerindra juga mengungkapkan bahwa biaya untuk perluasan Apron di Bandara Bali itu menggunakan anggaran terpisah.

Berikut kicauan lengkap Partai Gerindra di laman Twitter terverifikasinya.

"1. Anggaran pertemuan tahunan International Monetery Fund (IMF) dan World Bank (WB) yang mencapai Rp 855,5 miliar ternyata tidak ada alokasinya untuk perluasan apron Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. @jokowi

2. @jokowi juga sempat mengatakan bahwa para tamu dalam pertemuan tahunan tersebut mengeluarkan biaya sendiri.

3. Komisi XI @DPR_RI tahu persis @KemenkeuRI menganggarkan Rp 855,5 miliar dan itu sebatas untuk biaya yang sifatnya operasional, termasuk biaya hotel dan jamuan makan, diantaranya pengeluaran akomodasi mencapai Rp 569,9 miliar.

4. Makanan dan minuman sebesar Rp 190,5 miliar, transportasi sejumlah Rp 36,1 miliar, hiburan sebesar Rp 57 miliar, dan souvenir senilai Rp 90,2 miliar. @jokowi

5. Sementara Bank Indonesia (BI) sendiri, mengalokasikan anggaran untuk persiapan hotel, lokasi acara (venue), serta ruang perkantoran (office) yang diperkirakan besarannya sekitar Rp 200 miliar.Jadi tidak mungkin para delegasi dari berbagai negara menanggung biaya sendiri.

6. Jadi biaya sebesar Rp 855,5 miliar bukan untuk memperluas apron di Bandara Bali dan membuat terowongan di persimpangan yang ada di Bali, seperti yang disampaikan @jokowi.

7. Itu semua pos anggarannya sudah ada dan terpisah, mencapai hingga Rp 4,9 triliun yang dialokasikan dari APBN. @jokowi

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved