Breaking News:

Kabar Tokoh

Heboh Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya, Teddy: Para Politisi yang Menyebarkan

Teddy menuturkan, bahwa isu-isu mengenai Ratna yang dianiaya, adalah fakta yang digelontorkan oleh politisi, bukan dari Ratna sendiri.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tribunnews/Jeprima
Ratna Sarumpaet saat meninggalkan gedung Mako Brimob di kawasan Depok, Jawa Barat, Jumat (2/11/2016). 

TRIBUNWOW.COM - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menanggapi isu pengeroyokan yang dialami oleh aktivis Ratna Sarumpaet.

Dilansir TribunWow.com dari akun Twitter Teddy, @TeddyGusnaidi, Rabu (3/10/2018), Teddy menuliskan beberapa poin atas pendapatnya.

Teddy menuliskan, bahwa isu-isu mengenai Ratna yang dianiaya, adalah fakta yang digelontorkan oleh politisi, bukan dari Ratna sendiri.

"Kalau sampai ramai2 para politikus kelompok Prabowo menyalahkan Ratna Sarumpaet untuk menghindari hukum, karena kasus isu penculikan dan pemukulan ini sudah masuk ke ranah hukum, tentu saja tidak bisa.

Karena fakta yang ada bukan omongan Ratna, tapi omongan para politikus itu," tulis akun @TeddyGusnaidi.

Menurut Teddy, hal ini karena awal mula tersebarnya foto Ratna dengan wajah yang lebam bukan disebarluasakan oleh Ratna.

Hanum Rais: Ratna Sarumpaet adalah Cut Nyak Dien dan Kartini Masa Kini

Ia menuliskan, apalagi belum adanya pernyataan langsung yang dikeluarkan Ratna.

"Kasus isu penculikan dan pemukulan Ratna sarumpaet yang muncul ke publik, bukan disebarluaskan oleh Ratna. Ratna hanyalah objek mereka untuk menyebarluaskan isu ini.

Tidak ada satu statemen pun yg keluar dari Ratna Sarumpaet. Jadi jangan kalian lepas tangan terkait kasus ini."

Teddy menyarankan dalam pendapatnya, agar Ratna jangan mau menjadi kambing hitam atas insiden ini.

"Ratna jangan pernah mau dijadikan kambing hitam atas hal konyol ini. Karena bukan dia yang menyebarkan, bukan dia yang membuat kekacauan, tapi dia yang bertanggungjawab. Kalaupun benar dia ngomong begitu, tapi bukan dia yang minta disebarkan, apalagi pakai bumbu-bumbu politik," tulisnya.

Postingan akun Twitter Teddy Gusnaidi, Rabu (3/10/2018).
Postingan akun Twitter Teddy Gusnaidi, Rabu (3/10/2018). (Twitter/ @TeddyGusnaidi)

Menurut Teddy, jika terbukti Ratna bersalah karena berbohong, ia menilai para politisi yang menyebarkan isu tersebut juga perlu ditindak.

"Kalaupun dalam pemeriksaan, Ratna mengakui dia berbohong pada para politikus tersebut, tetap saja para politikus penyebar isu tersebut terkena pasal menyebarkan berita hoax."

Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan soal Dugaan Kasus Pengeroyokan Ratna Sarumpaet

Apalagi jika ditambah dengan statement politik yang mengarah menuduh pemerintah, tambah lagi pasalnya.

"Terserah ratna, mau jujur atau tidak, biar itu urusan pihak kepolisian yang mengoreknya. Tapi yang pasti bukan ratna pelaku yang menyebarkan isu dia diculik dan dipukul.

Halaman
123
Tags:
Ratna SarumpaetRatna Sarumpaet dianiayaWajah Ratna Sarumpaet babak belurTeddy Gusnaidi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved