Breaking News:

AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni

Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), AM Putut Prabantoro angkat bicara terkait fotonya yang digunakan sebagai ilustrasi di YouTube.

Penulis: Vintoko
Editor: Fachri Sakti Nugroho
IST
AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015). 

Sementara untuk isinya, sama sekali tidak menyangkut dirinya, dan hanya foto dirinya bersama Paus Franciscus yang menjadi ilustrasi utama dalam tautan tersebut.

AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015).
AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015). (IST)

Putut Prabantoro mengaku tidak mengerti alasan foto dirinya dan Paus Franciscus digunakan sebagai ilustrasi dalam tautan yang sama sekali tidak sesuai dengan spirit yang dibawa oleh dirinya dan Hermawi Taslim pada saat momentum itu terjadi.

“Bagi saya agama itu adalah urusan pribadi yang tidak perlu diperdebatkan, atau dijadikan alat pembenaran. Meskipun demikian, sekalipun urusan pribadi, agama harus berbuah perbuatan baik bagi sesama karena agama berdimensi sosial terutamanya memanusiakan manusia. Ketika agama menghasilkan buah permusuhan, substansi dari agama itu hilang,” ujarnya.

Istri Teddy Sebut Rizky Febian Sempat Memohon Hingga Cium Kaki Lina agar Rujuk dengan Sule

Putut meminta, pihak yang mengunggah mencabut fotonya agar tidak menimbulkan salah paham atau salah kenal terhadap orang yang berkaitan dengan maksud unggahan tersebut.

Jika foto dirinya tidak dicabut dalam tautan tersebut, dirinya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh untuk mengambil langkah-langkah bijak demi nama baik.

AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015).
AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015). (IST)

Untuk diketahui, Putut aktif dalam gerakan toleransi dan pluralisme, pria Jawa kelahiran Palembang ini sehari-harinya berprofesi sebagai konsultan komunikasi publik.

Karena pengalaman kerjanya di bidang migas, Putut Prabantoro juga memfokuskan diri sebagai peneliti ekonomi kerakyatan yang diawali dengan buku “MIGAS – The Untold Story” yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2014.

Pada saat ini, Putut Prabantoro sedang menunggu hasil gugatan konstitusional ke Mahkamah Konstitusi terhadap UU No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

Gugatan konstitusional terhadap UU BUMN itu diajukan bersama Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri selaku warga negara perseorangan. (*)

Tags:
AM Putut PrabantoroYouTubeHoaks
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved