AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni
Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), AM Putut Prabantoro angkat bicara terkait fotonya yang digunakan sebagai ilustrasi di YouTube.
Penulis: Vintoko
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa), AM Putut Prabantoro angkat bicara terkait fotonya yang digunakan sebagai ilustrasi tautan di YouTube.
Hal itu diungkapkannya untuk merespon penggunaan foto pribadinya dalam tayangan video di Youtube yang diunggah Ancoreh sembilan bulan lalu.
"Saya bukan Pak Yahya Waloni. Bertemu saja belum pernah apalagi mengenalnya. Namun dalam Youtube, foto saya digunakan sebagai ilustrasi tautan yang berjudul "Bukti !!! Video Yahya Waloni Masih Pendeta"," kata AM Putut Prabantoro dalam rilis yang diterima, Rabu (19/9/2018).
• Teka-teki Kursi Wakil Gubernur DKI, Hidayat Nur Wahid Tak Terima jika Diisi oleh Kader Gerindra
Putut Prabantoro mengatakan jika tayangan yang telah ditonton lebih dari 25 ribu kali itu dapat menimbulkan salah paham dari berbagai pihak.
"Dengan foto tersebut seakan-akan ingin ditegaskan bahwa saya adalah Yahya Waloni. Penggunaan foto yang jelas hoax ini dapat menimbulkan salah paham dari para pihak yang terkait dengan unggahan tersebut. Lebih jauh lagi, bukan tidak mungkin pemasangan foto ini akan memancing permasalahan baru," sambung dia.

AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015) (IST)
Alumnus Lemhannas PPSA XXI itu menjelaskan, dirinya mendapatkan tautan tersebut dari seorang rekan di Jogya.
Putut Prabantoro mengaku kaget sekaligus geli, karena menurutnya si pengunggah melakukan aksi hoax.
Namun dirinya tidak dapat memahami maksud pengunggah video tersebut dengan pemasangan fotonya.
Menurut Putut Prabantoro, foto yang diunggah di Youtube itu adalah foto dirinya saat melakukan swafoto (selfie) dengan Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, pada Rabu 28 Oktober 2015 silam.

AM Putut Prabantoro berselfie bersama Paus Franciscus di halaman Basilica St. Petrus, Vatikan, Rabu (28/10/2015). (IST)
Foto yang bersejarah tersebut menjadi berita di berbagai media Indonesia karena merupakan foto yang langka berselfie dengan Paus Fraciscus dengan menggunakan tongsis.
"Foto ini mempunyai sejarah tersendiri. Pada waktu itu, bersama Hermawi Taslim, kami berdua diundang untuk menghadiri konferensi internasional peringatan 50 tahun Ensiklik Nostra Aetate tentang toleransi, pluralisme dan membangun kesepahamanan antaragama," jelas Putut Prabantoro.
"Acara peringatan itu dihadiri oleh berbagai pemuka agama dan aktifis tolerasi dan pluralisme dari berbagai negara. Konferensi internasionalnya sendiri diselenggarakan di Universitas Gregoriana, Roma,” kata dia menambahkan.
• Gubernur dan Wagub NTB yang Diusung PKS dan Demokrat Pilih Dukung Jokowi-Maruf
Hermawi Taslim, kata Putut Prabantoro, merupakan Wasekjen Partai Nasdem dan Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin.
Saat memenuhi undangan dari Vatikan tersebut, Hermawi Taslim selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI) dan AM Putut Prabantoro selaku Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa).
Menanggapi judul tautan di Youtube, Putut mengungkapkan, ada nuansa SARA di dalam video tersebut.