Rupiah Melemah, Ferdinand Hutahaean: Akhirnya Rakyat yang Korban
Ferdinand Hutahaean berpendapat jika pemerintah makin tak punya cara dalam mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah.
Penulis: Qurrota Ayun
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Menurutnya pelemahan mata uang rupiah masih bisa terus berlanjut hingga pekan depan.
Andri memprediksi jika mata uang rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.600 hingga Rp 14.700 per dolar AS pada pekan depan.
Meskipun mata uang rupiah masih berpotensi melemah, Reny memprediksi rupiah akan bergerak pada kisaran Rp 14.620 sampai Rp 14.680 per dolar AS selama pekan depan.
Kurs tengah rupiah di Bank Indonesia pada hari ini, Jumat (24/8/2018) berada di posisi Rp 14.655 per dolar AS, dimana kurs tersebut melemah sebesar 0,24 persen dari posisi kemarin, Kamis (23/8/2018) yakni Rp 14.620 per dolar AS.
Terkait dengan hal ini, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menghimbau untuk tidak melihat pelemahan nilai tukar dari nilainya saja.
Karena pelemahan mata uang juga terjadi di negara-negara seluruh dunia.
Perry menjelaskan, pelemahan nilai tukar rupiah masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain.
"Oleh karena itu, bandingkan dengan yang lain (negara lain). Pelemahan nilai tukar rupiah lebih rendah dari negara lain," ujar Perry. (TribunWow.com/Qurrota Ayun)