Breaking News:

Idrus Marham Mundur dari Kabinet Kerja, Ferdinand Hutahaean: Saya Harus Menaruh Hormat

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut menanggapi mundurnya Menteri Sosial Idrus Marham.

Penulis: Laila N
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TWITTER/TribunJabar
Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean turut menanggapi mundurnya Menteri Sosial Idrus Marham.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui laman Twitter @LawanPolitikJKW yang diunggah pada Jumat (24/8/2018).

Ferdinand Hutahaean mengatakan jika dirinya harus menaruh hormat pada Idrus Marham lantaran memilih mundur saat ditimpa kasus.

Menurut Ferdinand Hutahaean, tidak banyak pejabat yang mundur seperti Idrus.

Rizal Ramli: Kalau Masih Nyalahin Pemerintah Sebelumnya Artinya Tidak Mampu Selesaikan Masalah

"Apapun itu, saya hrs menaruh hormat terhadap Idrus Marhan.

Dia berjalan tegak kepala, mengundurkan diri sebagai pertanggung jawaban moral.

Tidak banyak pejabat yg mau mundur sprt ini..!!," tulis Ferdinand Hutahaean.

Diberitakan sebelumnya, Idrus Marham menyatakan mundur dari jabatannya pada Jumat (24/8/2018) siang.

Idrus Marham menyampaikan sendiri surat pengunduran dirinya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain mundur dari kabinet kerja, Idrus juga menyatakan mundur dari kepengurusan Golkar.

Diketahui, nama Idrus Marham menjadi santer dibicarakan terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Idrus Marham diduga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlibat dalam kasus tersebut.

 Jokowi Minta TNI/Polri Sosialisasi Capaian Pemerintah, Rocky Gerung: Dia Tak Paham Cara Bernegara

"Saya mengambil sikap tegas, dan gentle, harus menghormati proses hukum yang ada, dan saya akan mengikuti proses-proses yang lebih lanjut," ujarnya, dikutip KompasTV.

Setelah mundur dari jabatannya, Idrus Marham mengatakan jika dirinya akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Semua akan saya jalani," imbuhnya.

"Ini semua pembelajaran bagi kita semua," sambung Idrus.

Idrus Marham pun sempat menunjukkan surat pengunduran dirinya kepada awak media.

Sebelumnya, Idrus Marham menjalani pemeriksaan di KPK pada 26 Juli 2018.

Pemeriksaan yang memakan waktu tujuh jam itu menghasilkan pengakuan dari Idrus Marham, yang menyatakan kenal dekat dengan kedua tersangka, yakni mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Saragih dan Johanes Kotjo selaku pemegang saham Blackgold Natural Resourches Limited.

Idrus Marham mengatakan jika KPK telah memulai penyidikan terhadap dirinya.

Setibanya di kantor Kementerian Sosial, Idrus Marham mengatakan jika alasannya mundur di antaranya adalah menjaga nama pemerintah yang memiliki citra bagus dalam hal memerangi korupsi.

Fairel Bocah Berseragam Pramuka di Opening Asian Games Ceritakan Perbincangannya dengan Jokowi

"Kemudian agar tidak menjadi beban, sekaligus menganggu konsentrasi presiden dalam melaksanakan tugas sehari-hari yang tidak ringan.

Apalagi mengahadapi tahun politik.

Ketiga alasan saya, sebagai warga negara yang taat hukum, saya sepenuhnya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

Karena itu, saya ingin berkonsentrasi sebaik-baiknya dalam rangka mengjalani proses hukum yang ada," ujar Idrus.

Lebih lanjut, Idrus Marham mengatakan jika dirinya mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada Presiden Jokowi.

Terkait kekosongan posisi menteri, Idrus Marham meminta agar segera diisi.

Menurutnya, persoalan kemiskinan hingga bencana tidak boleh telat sedikit pun.

"Lebih cepat lebih baik ada yang ganti, insya Allah hari ini pun sudah ada yang bisa diganti," ungkapnya.

Yusril Sebut PBB Lebih Sreg Dukung Pasangan yang Ada Ulamanya, Sekjen PKB Beri Tanggapan

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Idrus MarhamFerdinand HutahaeanMenteri Sosial
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved