Breaking News:

Tanya Ustaz

Tanya Ustaz: Masih Punya Utang Puasa Ramadhan, Apakah Berpengaruh pada Pahala? Ini Penjelasannya

Simak penjelasan lengkap mengenai utang puasa pada ramadhan sebelumnya apakah berpengaruh pada pahala puasa ramadhan saat ini.

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro

TRIBUNWOW.COM - Setiap Muslim yang meninggalkan puasa Ramadhan karena uzur syar’i, seperti sakit, safar, haid, atau alasan lain yang dibenarkan, memiliki kewajiban untuk mengganti puasa tersebut di luar bulan Ramadhan. 

Lantas apakah utang puasa Ramadhan sebelumnya berpengaruh pada pahala puasa yang sedang dijalankan saat ini?

Baca juga: Tanya Ustaz: Tips Mengisi Waktu Puasa Agar Lebih Bermanfaat dan Bernilai Ibadah Sehari-hari

Simak penjelasan Ustaz Wahid Ahmadi selaku mantan Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Tengah, mengenai pengaruh utang puasa Ramadhan sebelumnya terhadap pahala kita, yang diulas dalam kanal YouTube Tribunnews.

Pertanyaan:

Apakah ada pengaruh pahala jika masih punya utang puasa Ramadhan sebelumnya?

Jawaban:

Utang puasa tetap menjadi kewajiban yang harus ditunaikan.

Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib, sehingga jika ditinggalkan dengan alasan yang dibenarkan, maka wajib diqadha (diganti) di hari lain. 

Kewajiban ini tidak gugur kecuali telah dilaksanakan.

Terkait pengaruh terhadap pahala, dijelaskan bahwa selama seseorang menjalankan puasa Ramadhan yang sedang berlangsung dengan sah dan sesuai ketentuan syariat, maka puasanya tetap bernilai pahala.

Utang puasa di masa lalu tidak otomatis mengurangi pahala puasa yang sedang ia jalankan.

Namun, kewajiban untuk mengganti tetap harus segera ditunaikan agar tidak menjadi beban dosa.

Apabila seseorang sengaja menunda qadha puasa tanpa alasan yang jelas hingga datang Ramadhan berikutnya, maka ia berdosa karena menunda kewajiban. 

Dalam kondisi tertentu, sebagian ulama juga mewajibkan membayar fidyah selain tetap mengqadha puasa tersebut, terutama jika penundaan dilakukan tanpa uzur.

Baca juga: Tanya Ustaz: Saat Ramadhan, Sholat Witir atau Tahajud Dulu? Ini Penjelasan Urutan dan Hukumnya

Oleh karena itu, pentingnya menyegerakan qadha puasa sebelum datang Ramadhan berikutnya. 

Halaman 1/2
Tags:
Tanya UstazPuasa Ramadhan 2026pahala
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved