Sindir Sri Mulyani soal Pengelolaan Ekonomi, Rizal Ramli: Manipulatif, Apanya yang Hati-hati?
Mantan Menteri Koordinator (Menko) Ekonomi & Menteri Keuangan era Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rizal Ramli menanggapi nilai rupiah yang semakin anjlok
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sehingga dalam waktu tidak lama lagi kami ingin supaya neraca perdagangannya mulai defisit mengecil dan bisa kami rombak jadi positif," kata Darmin dikutip Kontan.
Darmin mengatakan, pembentukan satuan kerja ini menjadi penting karena tekanan terhadap rupiah yang didorong dari kenaikan bunga di Amerika Serikat (AS).
Karena apabila neraca dagang negatif, maka upiah sulit untuk menguat.
Selain itu, hal ini menjadi penting lantaran pemerintah ingin menjawab perkembangan yang sedang dan akan terjadi dalam perdagangan, yakni isu perang dagang dengan adanya kebijakan dari Amerika Serikat.
"Kalau transaksi berjalan, banyak negara yang negatif. Lihat saja Brasil, India, Afrika, tapi neraca perdagangan tidak banyak yang negatif," imbuh Darmin. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)