Faisal Basri Sebut Menteri Perdagangan sebagai Salah Satu Musuh dalam Selimut Jokowi
Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri tampak membahas isu yang terjadi di Komisi Pengawas Usaha Persaingan Usaha (KPPU).
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Ekonom senior dari Universitas Indonesia (UI) sekaligus Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas, Faisal Basri tampak membahas isu yang terjadi di Komisi Pengawas Usaha Persaingan Usaha (KPPU).
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan oleh Faisal Basri melalui akun Twitter @FaisalBasri yang diunggah pada Minggu (24/6/2018).
Dalam postingannya, Faisal Basri meminta agar Menteri Perdagangan (Mendag) tidak memperlakukan KPPU sebagai bawahannya.
Menurut Faisal Basri, KPPU merupakan sebuah lembaga independen yang sama seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
• Kotak Kosong Unggul dalam Hasil Quick Count di Makassar, Faizal Assegaf: Pukulan Telak Elite Parpol
Faisal Basri mengatakan jika saat ini Mendag sedang berusaha untuk membuat KPPU berada di naungan pemerintah.
Fasial Basri khawatir jika KPPU dan KPK dikebiri, maka kekuatan Orde Baru akan semakin kuat, dengan kekuatan modal.
Lebih lanjut, Faisal Basri meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menertibkan para menteri yang sering membuat gaduh.
Ia pun menyebut Mendag yang dianggapnya sebagai musuh dalam selimut yang merupakan lawan sejati dari Jokowi.
• Ridwan Kamil Ingin Bertemu Driver Ojek Online yang Ikut Mengkampanyekan Dirinya Diam-diam
@FaisalBasri: "Menteri Perdagangan jangan memperlakukan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebagai bawahannya.
KPPU adalah lembaga independen, anak kandung reformasi bersama KPK."
@FaisalBasri: "Tak tanggung-tanggung, di bawah Mendag sekarang, KPPU ingin dijadikan badan di bawah pemerintah."
@FaisalBasri: "Kalau KPPU dan KPK dikebiri, kekuatan Orde Baru kian bertaring.
Lalu, partai2 Orba kembali mencengkeram, bahu membahu dengan kekuatan modal."
@FaisalBasri: "Berharap Presiden menertibkan menteri-menteri yang kerap memicu kegaduhan dan kerusakan, seperti Mendag. Merekalah musuh sejati Pak Jokowi, musuh dalam selimut."

• Rupiah Tergerus hingga Rp 14.284 Per Dollar AS, Suryo Prabowo: Yakin Pingin Dua Periode?
Seperti yang dikutip TribunWow.com dari Kontan, Faisal Basri juga menyoroti soal revisi UU 5/1999 tentang larangan Praktik Monoppoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang diprakarsai oleh DPR.