Breaking News:

Tanggapi Janji Komjen Iriawan Selama Jadi Pj Gubernur Jabar, Hidayat Nur Wahid: Memang Harus Netral

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid memberikan tanggapannya terkait pernyataan Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jabar.

Tribun Jabar
Hidayat Nur Wahid 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid memberikan tanggapannya terkait pernyataan Komisaris Jenderal Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat.

Seperti diberitakan Tribunnews, Komjen (Pol) Iriawan menegaskan tidak akan menyalahgunakan jabatan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat.

Dia berjanji akan netral di Pilkada Jabar sebagaimana diamanatkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat melantiknya.

Pelantikan Komjen Iriawan, Mardani Ali Sera: Jangan Melanggar Banyak Aturan

"Sebagai putra daerah (Kuningan,-red) apa mungkin saya mencoreng muka saya sendiri di depan para sesepuh Jabar, dan rakyat Jabar?" ujar Iriawan, Senin (18/6/2018).

Dia berjanji, akan memegang teguh apa yang diamanatkan Mendagri, melayani masyarakat sebaik mungkin, mensukseskan Pilkada dan menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Jabar.

"Bagaimana caranya saya tidak netral?  Apakah dengan cara menggerakan komponen di Jabar untuk memenangkan salah satu pasangan calon tertentu? Kalau itu saya lakukan, pasti akan bocor dan ramai. Sangat besar risikonya untuk jabatan dan karier," tegas Iriawan.

Tuai Polemik, Kemendagri Sebut Pengangkatan Komjen Iriawan sebagai PJ Gubernur Jabar Sesuai Aturan

Terkait hal itu, Hidayat Nur Wahid memberikan tanggapannya melalui akun Twitter@hnurwahid, yang diunggah pada Selasa (19/6/2018). 

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan jika sudah seharusnya Komjen (Pol) Iriawan bersikap netral.

Hal itu bertujuan agar polemik pengangkatan ini tidak menjadi kontroversi yang dapat mencoreng nama baik, apalagi hingga pengajuan hak angket di DPR.

Menurut Hidayat Nur Wahid, bila tidak serius seharusnya sejak awal sudah mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku, seperti UU tentang Kepolisian, ASN dan Pilkada.

"Noted Pak. Memang harus netral begitu. Tapi bila serius, dan agar masalah ini tak jadi kontroversi yg jg bisa coreng nama baik, apalagi bisa sampai ke pengajuan hak angket di DPR, mestinya sejak awal diikuti saja ketentuan2 perundang-undangan (UU ttg Kepolisian, ASN & Pilkada)," tulis Hidayat Nur Wahid.

Tweet Hidayat Nur Wahid
Tweet Hidayat Nur Wahid (Capture Twitter)

Komjen Iriawan Jadi Pj Gubernur Jabar, Syamsuddin Haris: Pemerintah Terkesan Memaksakan Kehendak

Sebelum dilantik menjadi penjabat gubernur Jawa Barat pada Senin kemarin, Iriawan menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.

Dia akan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Jabar sampai gubernur dan wakil gubernur terpilih hasil Pilkada 2018, dilantik.

Dia mengharapkan dukungan dan masukan dari para sesepuh di Jabar. Tentu sebagai orang yang diberi mandat dan kepercayaan, dia juga perlu masukan dan nasehat.

"Saya putra daerah, sudah sepantasnya saya menghormati para sesepuh Jabar. Saya sudah sepantasnya tahu diri, mendengarkan dan belajar dari pengalaman mereka. Saya berjanji akan menjaga nama naik diri, keluarga, Polri, dan tentu saja rakyat Jabar," tambahnya seperti dikutip Tribunnews. (TribunWow.com/Rekarinta Vintoko)

Didik Mukrianto: Ada Hal Krusial dalam Pengangkatan Pj Gubernur Jabar dari Perwira Aktif Polisi

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Hidayat NurwahidPartai Keadilan Sejahtera (PKS)Komjen IriawanTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved