Ekspresi Menlu hingga Tanggapan Tokoh saat Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB
PBB telah memilih lima negara sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jumat (8/6/2018).
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Indonesia kembali menorehkan prestasi dalam politik luar negeri: terpilih sbg Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB. Dukungan diperoleh 144 suara, jauh melebihi 127 suara minimal dibutuhkan utk terpilih. Semoga lebih aktif lagi perjuangkan kemerdekaan Palestina &perdamaian dunia," tulis Rustam melalui Twitter-nya, @RustamIbrahim.
Politikus partai Golkar, Indra J Piliang juga menuliskan tanggapannya melalui Twitter, @IndraJPiliang.
"Luar biasa! Indonesia menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa. Bravo!!! Makin byk anak muda bangsa yang menjejaki langkah sbg diplomat2 kemanusiaan kelas dunia. #EmbunPagi," tulis Indra.
Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, juga memberikan selamat kepada Retno Marsudi.
"Selamat Bu Menteri. Semoga bisa terus meneguhkan politik luar negeri bebas aktif. Dan memperjuangkan hak2 kemanusian dan kemerdekaan," tulis @Dahnilanzar melalui Twitter.
• Sandiaga Uno: Habis Lebaran, Ada Soft Launching Hotel Pariwisata Halal di Jakarta
Sebelumnya, melansir dari Reuters.com, Indonesia memperoleh lebih banyak suara dibanding Maladewa untuk satu tempat terakhir yang diperebutkan.
Sementara empat negara lainnya lolos tanpa perlawanan.
Kelima negara yang terpilih itu akan menggantikan anggota tidak tetap Dewan Keamanan yang akan habis masa jabatannya pada akhir 2018, yakni Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia dan Kazakhstan yang menjabat sejak 2017.
Dewan Keamanan PBB terdiri dari lima anggota tetap, yakni AS, Rusia, China, Inggris dan Perancis, serta sepuluh anggota tidak tetap yang menjabat selama dua tahun.
Setiap tahun Majelis Umum PBB memilih lima negara melalui pemungutan suara tertutup. (Tribunwow/Tiffany Marantika)