Breaking News:

Kasus Terorisme

Tangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi, Azyumardi Azra: Kembalikan HMI, PMII & IMM ke Dalam Kampus

"Kembalikan organisasi ekstra mahasiswa spt HMI, PMII, dan IMM ke dalam kampus, sehingga mengurangi dominasi organisasi Islam 'kanan'."

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
ft.com
Azyumardi Azra 

"Bom dirakit di gelanggang mahasiswa," kata Nandang saat memberikan keterangan.

Nandang mengatakan, ketiga terduga teroris berinisial J alumni 2005, D alumni 2002 dan K alumni 2004.

"Jumlahnya 3 orang (terduga teroris). Mereka bukan mahasiswa, tetapi sudah alumni," kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Sabtu malam.

Tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menyita empat bom siap pakai dalam penggerebekan.

Selain 3 buah bom rakitan, polisi juga menyita 8 bungkus serbuk berbagai jenis yang mudah terbakar, 2 busur panah beserta 8 anak panah serta 1 senapan angin.

"Bom ini siap diledakkan. Tapi sudah dijinakkan oleh Jihandak," kata Kapolda Riau Irjen Pol Nandang dalam konferensi pers di Mapolda Riau, Sabtu malam.

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut Nandang, bom tersebut rencananya akan diledakkan di kantor DPRD Riau dan DPR RI.

"Kita belum tau kapan mau diledakkan oleh pelaku sementara masih kita dalami motifnya," ujar Nandang.

Breaking News: Kebakaran Terjadi di Kawasan Pekan Raya Jakarta

Langkah antisipasi UR

Pasca penggerebekan dan penggeledahan terhadap terduga teroris yang dilakukan aparat dari Densus 88 dibantu Polda Riau dan Polresta Pekanbaru di lingkungan kampus, Rektor UR Aras Mulyadi beserta jajaran langsung mengambil langkah penanganan.

"Ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya lagi hal-hal yang tak diinginkan di kampus kita," kata dia.

Disebutkan Aras, untuk jangka panjang, pihaknya akan membenahi perangkat-perangkat peraturan yang berkenaan dengan tata laksana kegiatan di kampus.

Diantaranya perlunya pendampingan dan pembinaan yang dilakukan baik mahasiswa dan semua civitas akademika.

Kemudian pengontrolan penggunaan seluruh fasilitas yang ada di kampus.

"Kita juga perlu mendata kalau ada warga lain yang masuk ke kampus, yang bukan civitas akademika, apalagi sampai menginap di kampus," tegas dia.

Halaman
1234
Tags:
Kampus RadikalTerorismeAzyumardi Azra
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved