Breaking News:

Bom di Surabaya

Sebelum Lakukan Bom Bunuh Diri di Polrestabes, Pelaku sempat Beri Nasihat Tetangganya soal Agama

Tri Murtiono, terduga pelaku pengeboman Polrestabes Surabaya, Senin pagi (13/5/2018) lalu, sempat menceramahi salah satu penjual air galon.

Editor: Claudia Noventa
Capture CCTV
Lokasi serangan bom di Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi. 

"Tapi setiap ngantarkan saya gak boleh masuk sampai pintu, hanya boleh di pagar saja. Mau saya bawa ke dalam gak boleh sama mereka," terang Pak Kasida.

Kisah AKBP Roni, Petugas yang Selamatkan Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolrestabes Surabaya

Pak Kasida juga tidak terlalu banyak tahu tentang Tri Murtiono, karena keluarganya memang tertutup.

"Gak banyak informasi yang saya tau, mereka sangat tertutup, ketemu juga hanya waktu antar air, saya lewat dwpan rumahnya juga sering tertutup," tuturnya.

Namun menurutnya, selama tinggal di Komplek tempat tinggal pak Pak Kasida, kurang lebih selama 4-bulan, Tri Murtiono tidak terlihat melakukan aktivitas mencurigakan, baik pakaian maupun aktivitas lain.

"Tak ada yang mencurigakan, aktivitas juga biasa saja, cara berpakaian juga tidak ada yang aneh," tambahnya.

Sementara, hingga hari terjadinya bom di Polrestabes Surabaya, Senin pagi lalu, Pak Kasida juga tidak mengetahui bahwa yang melakukan adalah salah satu tetangganya.

"Taunya ya setelah di sini banyak polisi kemaren malem mas, sebelumnya gak tau," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebelum Lakukan Bom Bunuh Diri, Tri Murtiono Sempat Ceramahi Tetangganya, Ini Pesan Terakhirnya

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Bom Bunuh DiriBom Polrestabes SurabayaSurabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved