Pilpres 2019
Elektabilitas Jokowi 36,2 Persen, Pesaing Mulai Bermunculan, dari Lawan Lama hingga Pendatang Baru
Meski tingkat elektabilitas Joko Widodo mengungguli tokoh-tokoh lain, namun, peluang bersaing menempati jabatan orang nomor satu di Indonesia terbuka.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pertarungan menuju posisi presiden di Pemilu 2019 diprediksi berlangsung ketat.
Meskipun tingkat elektabilitas Joko Widodo mengungguli tokoh-tokoh lain, namun, peluang bersaing menempati jabatan orang nomor satu di Indonesia masih terbuka.
Berdasarkan, hasil survei Media Survei Nasional (Median), 46,37 persen responden ingin presiden diganti tokoh lain.
Sementara itu, 45,22 persen responden masih berharap Jokowi menjabat kembali sebagai presiden hingga 2024.
Sisanya, yakni 8,41 persen tidak menjawab.
• Ditanya tentang Pertemuannya dengan SBY, Wiranto: Masa Saya Jelaskan Lagi
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, pertarungan politik di Indonesia pada saat ini berbeda dengan zaman orde baru yang dipimpin Presiden Soeharto.
Saat presiden nomor kedua di Republik Indonesia itu berkuasa orang-orang membicarakan jenderal TNI itu saja tidak berani, apalagi menantang menggantikan posisinya.
Namun, apa yang terjadi saat ini, kata dia, semua orang berhak mengajukan diri sebagai calon presiden.
“Kalau, kita melihat di negara-negara yang pemimpin sangat kuat, boro-boro mengkritik,” tutur Rico, kepada wartawan, Kamis (19/4/2018).
Melihat situasi itu, dia merasa tidak heran banyak orang berani mendeklarasikan tokoh-tokoh sebagai calon presiden.
Hal ini, seperti yang dilakukan kader Partai Gerindra mengusung Prabowo Subianto untuk kembali bersaing dengan Jokowi, seperti di Pemilu 2014.
• Pendukung Jokowi Diangap Diam, Said Didu: Siapapun Permasalahkan Tenaga Kerja Asing (TKA) Dibully
Selain itu, di pinggir-pinggir jalan terdapat gambar mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan pengusaha Sam Aliano yang masing-masing bertuliskan mendukung untuk maju sebagai calon presiden Republik Indonesia di Pemilu 2019.
Bahkan untuk Sam Aliano, dia menilai, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia itu cukup berani tampil ke permukaan.