Belum Kenyang Kalo Nggak Makan Nasi? Begini Cara Mengatasinya
Di Indonesia, sebagian besar orang punya pola pikiran yang sama tentang nasi dan rasa kenyang.
Editor: Wulan Kurnia Putri
Nggak mudah
Data International Diabetes Federation (IDF) pada 2015 menyebutkan, di Indonesia sudah ada lebih dari 10 juta penduduk berusia 20 tahun hingga 79 tahun yang menderita diabetes.
Pada tahun itu, tercatat hampir 185.000 orang Indonesia meninggal karena diabetes.
Itu pun diperkirakan masih ada lebih dari 5 juta penderita diabetes yang nggak terdata di luar sana karena belum memeriksakan diri.
Meskipun nggak mudah, langkah untuk mengendalikan diri dalam mengonsumsi karbohidrat demi kesehatan tubuh mutlak perlu dilakukan.
Dalam artikel "13 Ways to Fight Sugar Cravings" di Webmd.com, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan sesegera mungkin.
Di antaranya, makanlah sedikit makanan manis termasuk nasi sebagai karbohidrat saat kamu mengidam-idamkannya.
“Cobalah jaga konsumsi makanan manis maksimal 150 kalori per hari,” ujar juru bicara lain dari ADA, Kerry Neville.
Lalu, cara lainnya ialah mengombinasikannya dengan makanan sehat.
Saat ini, ada banyak kudapan ringan yang praktis dan bisa dibawa dalam tas kecil atau saku sekalipun.
Camilan berbahan kedelai, misalnya.
Dengan ngemil snack tersebut dua jam sebelum makan makanan utama, kamu bisa merasa kenyang sehingga bisa mengurangi jatah konsumsi karbohidrat, seperti nasi, tanpa harus merasa lapar terus-menerus.
Dengan begitu, perasaan belum kenyang kalo belum makan nasi pun tinggal mitos.
Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul "Melawan Mitos Susah Kenyang kalau Belum Makan Nasi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-nasi_20180207_134029.jpg)