Setelah Semalam Terinjak-injak, Begini Nasib Rumput Monas Kini
Pasalnya pengunjung yang datang silih berganti, ketika sudah memberitahu pengunjung yang duduk di taman, pengunjung lain berdatangan dan duduk disitu
Editor: Dian Naren
BACA iPhone 2018 Pakai Modem MediaTek
Maka dari itu, dirinya tidak mempermasalahkan rusaknya rumput akibat aktivitas tertentu karena bisa diperbaiki lagi.
"Kita selama ini menempatkan ini semua sebagai garden. Orang enggak boleh terlibat, kalau saya nanti jadikan tempat hijau sebagai tempat kegiatan. Ini bukan kristal yang enggak bisa diperbaiki, rumput itu sesuatu yang ditanam (bisa) hidup lagi, jadi event sebesar ini kalau ada yang rusak kita tanam lagi," kata Anies.
"Konsepnya park, bukan garden. Kalau garden itu untuk ditonton, tapi kalau park untuk kegiatan, namanya kegiatan pasti ada konsekuensinya, yang penting perbaiki lagi," sambungnya.
Sebelumnya, Ramdan (59) petugas pengelola bangunan Unit Pengelolaan Kawasan (UPK) Monas menuturkan banyak tanaman dan rumput yang rusak akibat perayaan malam tahun baru di Monas, Minggu (31/12).
"Semalam itu banyak banget yang datang. Jalan saja sulit, bagaimana mau ngasih tahu?" ujar Ramdan.
BACA Annisa Yudhoyono Ungkap Teka-teki Nama Anak Ketiga Ibas, Diawali Huruf G Siapa Kira-kira?
Meski begitu, ia menyatakan kondisi rumput akan kembali normal apalagi disirami air pada beberapa mendatang.
Sementara itu tanaman lainnya yang mengalami kerusakan perlu dilakukan pergantian lantaran mati terinjak-injak pengunjung.
"Rumput sih mudah dirawat, kalau tanamannya ya sudah mati. Padahal ngerawatnya susah. Ampun deh, kesadaran masyarakatnya sangat kurang. Padahal sudah ada imbauan dan tulisan," keluhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pengunjung-monas_20180101_175259.jpg)