Breaking News:

Berkaca dari Kecelakaan Choirul Huda, Jangan Sepelekan Benturan Kepala saat Olahraga

Bagi kebanyakan orang, benturan kepala dianggap sebagai risiko yang wajar, terutama jika terjadi dalam sebuah olahraga kontak fisik.

Editor: Galih Pangestu Jati
surya/dya ayu
Kiper Persela Choirul Huda dilarikan ke rumah sakit 

Hal ini dapat terjadi ketika dua atlet saling bertubrukan atau ketika seseorang jatuh dan terantuk kepalanya.

Gegar otak juga bisa terjadi sebagai hasil dari pukulan kepala dari benda tumpul atau peralatan olahraga.

Dalam sepakbola, menyundul bola pun tak lepas dari risiko gegar otak.

Tapi Anda tak harus mengalami benturan di kepala untuk mengalami gegar otak.

Benturan keras di tempat lain di tubuh dapat menciptakan gaya cambukan yang cukup kuat untuk menggoncangkan otak.

Gegar otak menyebabkan perubahan status mental seseorang dan dapat mengganggu fungsi normal otak.

Pesan Terakhir Choirul Huda untuk Pemain Persela Lamongan

2. Memar otak

Memar otak adalah lebam akibat perdarahan yang mengendap tidak normal di luar pembuluh darah dan membeku, mengakibatkan bengkak.

Tengkorak retak adalah satu lagi tipe cedera kepala yang dapat memengaruhi otak.

Jika seseorang mengalami keretakan tengkorak kepala, serpihan kecil dari tengkorak bisa menusuk tulang dan menyebabkan perdarahan.

Cedera seperti ini menghancurkan, merobek, dan menggeser jaringan otak halus.

Cedera otak penetrasi adalah yang paling mengancam kehidupan, dan jenis yang paling fatal dari segala jenis cedera otak.

Semua jenis cedera otak adalah kejadian unik.

Otak dapat menerima beberapa jenis cedera tergantung pada jenis dan seberapa kuat pukulan yang diterima oleh kepala.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Tags:
Choirul HudaLamonganJawa Timur
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved