Heboh Leaflet 'Yesus Bayar Pajak', Begini Klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pajak
Direktorat Jenderal Pajak mendapatkan kritikan pedas dari para netizen. Kritikan ini berkaitan dengan leaflet yang dikeluarkan oleh instansi tersebut.
Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Direktorat Jenderal Pajak mendapatkan kritikan pedas dari para netizen.
Kritikan ini berkaitan dengan leaflet yang dikeluarkan oleh instansi tersebut.
Dalam leaflet tersebut, tampak adanya karikatur Yesus di dalamnya.
Tak hanya itu, juga ada beberapa ayat Alkitab yang disitir.
Sepekan Menjelang Anies Dilantik Jadi Gubernur, Istrinya Mengaku Dapat Pesan dari Putri Soekarno
Adapun ayat yang dikutip adalah sebagai berikut.
"Yesus mengajar kita untuk memberikan apa yang menjadi hak negara, berupa pajak - Matius 22:15-22"
"Yesus juga memberi contoh sikap taat dalam membayar Bea Bait Allah (temple tax) - Matius 17:24-27"
"Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai - Roma, 13:7a"
Kemudian, di depan leaflet tertulis, "Yesus Juga Bayar Pajak."
Leaflet tersebut mendapat kritikan dari para netizen.
"Memang baiknya jgn apa-apa libatkan agama dlm hal2 yg memang di luar agama," tulis akun @fathurpamungkas.
"Klu leaflet ini bener dr Dirjen Pajak, seharusny ada klarifikasi. Apa kata Dunia!" cuit akun @bowo88281143.
"Target penerimaan negara masih jauh, jd bw2 agama. sm kyk pilkada," tulis akun @rapopoaja1.
Berkaitan dengan keritikan tersebut, pihak Ditjen Pajak pun memberikan klarifikasi.