Breaking News:

Mengapa Kita Menitikkan Air Mata ketika Bahagia? Ternyata Ini Penjelasannya!

Pernahkah Anda meneteskan air mata saat bahagia? Misalnya saat kelahiran anak atau saat mengucapkan janji perkawinan?

Editor: Galih Pangestu Jati
yacobchuk
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Pernahkah Anda meneteskan air mata saat bahagia?

Misalnya saat kelahiran anak atau saat mengucapkan janji perkawinan?

Ternyata menangis saat hati senang itu normal.

Seseorang bisa saja mempunyai ekspresi yang kesannya negatif padahal perasaannya positif.

Dahulu beberapa peneliti menduga, air mata bahagia muncul karena rasa sedih, putus asa, atau kehilangan yang terlepas.

Namun menurut psikolog yang mempelajari emosi dan ekspresi wajah, Oriana R. Aragon, orang bisa saja menangis saat perasaan mereka bahagia, tanpa harus melibatkan rasa sedih.

YouTuber Ini Kerap Posting Videonya Makan Banyak Tapi Setelah Buka Baju, Tubuhnya Bikin Syok!

Selain itu beberapa penelitian juga mendapati bahwa kita tidak perlu menjadi orangtua baru untuk menangis saat bahagia.

Kita hanya perlu memiliki perasaan, dan air mata tentunya.

Tapi mengapa bahagia juga memunculkan air mata?

Jawaban mudahnya, menurut Aragon, adalah karena menangis bisa menguatkan saat-saat bahagia.

Ketika seseorang meneteskan air mata, ada senyawa leucine enkephalin yang terlepas.

Senyawa ini berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit.

Ketika seseorang menangis karena sedih, senyawa ini akan sedikit mengobati rasa itu.

Khusus Para Cowok! Berikut 7 Tanda Kalau Cewek Tertarik Padamu, Tak Perlu Minder Lagi Deh

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Tags:
BahagiaKompas.comOriana R. Aragon
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved