3 Mitos Seputar Miss V yang Wajib Kamu Tahu! Nomor 2 Banyak yang Percaya, Nih!
Banyak wanita yang tidak "mengenal" tubuhnya sendiri, termasuk vagina sehingga banyak berbagai macam mitos bertebaran di masyarakat.
Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Banyak wanita yang tidak "mengenal" tubuhnya sendiri, termasuk vagina.
Oleh karena itu, banyak berbagai macam mitos bertebaran di masyarakat terkait organ intim wanita tersebut.
Meskipun belum terbukti kebenarannya, mitos-mitos tersebut masih dipercaya oleh banyak wanita.
Berikut TribunWow.com rangkum mitos-mitos seputar vagina yang dipercaya oleh para wanita, dilansir dari Health.com.
1. Membersihkan vagina harus dengan sabun khusus
Banyak orang beranggapan bahwa membersihkan vagina harus menggunakan sabun khusus.
Hal ini disebabkan oleh gempuran iklan sabun khusus pembersih vagina yang terus-menerus ditayangkan televisi.
Heboh Soal Kasus Nikahsirri.com, Begini Reaksi Nikita Mirzani Hah, Vagina Dilelang?
Dalam iklan tersebut, produsen sabun mengklaim bahwa sabun yang diproduksinya sesuai dengan kadar ph vagina sehingga aman untuk vagina.
Namun, benarkah demikian?
Memang benar bahwa vagina memang rentan oleh kuman.
Namun, sebenarnya vagina memiliki mekanisme tersendiri dalam melakukan pembersihan sendiri untuk mencegah kuman.
Sabun-sabun khusus yang diiklankan tersebut sebenarnya malah dapat mengganggu keseimbangan kadar ph di vagina sehingga kuman berbahaya malah dapat berkembang biak.
2. Vagina akan kendor selamanya setelah melahirkan
Anda harus sadar bahwa vagina Anda bukanlah bra olahraga usang yang kehilangan elastisitasnya selamanya.
Salah seorang dokter kandungan kandungan dari Ronald Reagen UCLA Medical Center, Leena Nathan, mengatakan bahwa otot vagina memang mengendur setelah melahirkan.
Namun, tak perlu khawatir.
Pasalnya, dari waktu ke waktu, otot-otot vagina akan berangsur-angsur mengencang kembali secara alami.
Ia juga menyarankan para wanita untuk mulai senam kegel untuk mempercepat pemulihan otot vagina.
3. G-spot bukanlah hal yang nyata
Keberadaan G-spot sudah lama diperdebatkan.
Wanita Ini Terlahir Tanpa Vagina, Begini yang Dilakukan Sang Pacar terhadapnya!
Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Journal of Sexual Medicine menyimpulkan bahwa G-Spot tidak ada.
Oleh karena itu, tidak ada organ terpisah yang disebut G-spot tersebut. (Tribun Wow.com/Galih Pangestu J)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi_20170928_214753.jpg)