"Kekuasaan Harus Diawasi", Inilah 4 Hal yang Disampaikan Prabowo saat Kunjungi SBY di Cikeas
Prabowo Subianto menyambangi kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas.
Pertemuan yang berlangsung hari Kamis (27/7/2017) malam itu, Prabowo Subianto menyampaikan banyak.
6 Fakta Kisah Khamim yang Bikin Merinding, Jalan Kaki dari Pekalongan ke Mekkah untuk Naik Haji
Mulai dari soal makanan yang disajikan hingga menyinggung persoalan pelik yang kini dihadapi bangsa Indonesia.
Dihimpun oleh TribunWow.com, berikut ini beberapa hal yang disampaikan oleh Prabowo saat bertandang ke kediaman SBY.
Teratas! TKW Disekap dan Tak Digaji Selama 22 Tahun hingga Pemuda Bunuh Diri Karena Cinta
1. SBY tahu kelemahan Prabowo
Melansir dari Kompas.com, pada pertemuan tersebut, Prabowo dijamu dengan nasi goreng buatan pedagang gerobak yang biasanya berjualan di kawasan Cikeas.
Prabowo pun mengakui kenikmatan dari nasi goreng CIkeas tersebut.
"Saya harus akui, nasi goreng ini menyaingi nasi goreng Hambalang (kediaman Prabowo)," ujar Prabowo usai pertemuan.
"Intel (intelijen) Pak Sby masih kuat. Beliau tahu kelemahan Prabowo itu nasi goreng, asal dikasih nasi goreng, Prabowo setuju saja," kata dia.
2. "Presidential Threshold" Lelucon Politik yang Menipu Rakyat
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan kritikannya soal "Presidental Threshold" atau Undang-undang Pemilu yang baru saja disahkan DPR pada 20 Juli 2017 lalu.
Untuk diketahui, dalam UU Pemilu tersebut, partai atau gabungan partai baru bisa mengajukan calon presiden-calon wakil presiden jika memperoleh 20 persen kursi parlemen atau 25 persen suara nasional.
Untuk itulah Prabowo melontarkan kritik kerasnya terkait ketentuan ambang batas pemilihan presiden.