Breaking News:

Ledakan di Kampung Melayu

Komandan Banser NU Ini Bongkar Jaringan Teror di Indonesia, Tokoh-Tokoh Ini Diduga Terlibat?

Komandan Densus 99 Banser Nahdlatul Ulama (NU) mengungkapkan jika peristiwa bom bunuh diri di Kampung melayu diduga merupakan aksi dari JAD.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Polisi berjaga dan melakukan olah TKP diduga bom di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017). 

Selain perintah dari ISIS, Nuruzzaman menduga jika aksi bom bunuh diri ini merupakan aksi balas dendam pihak JAD kepada aparat kepolisian.

Hal ini disebabkan aparat kepolisian telah menumpas teroris yang ada di Tuban, Lumajang, dan Poso.

Polisi berjaga dan melakukan olah TKP diduga bom di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017).
Polisi berjaga dan melakukan olah TKP diduga bom di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017). (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

“Diduga kuat aksi instruksi teror bom ini merupakan instruksi Rois Darmawan, terpidana mati kasus bom Kedubes Australia yang saat ini dipenjara di Nusakambangan. Dia marah dan balas dendam karena salah satu pelaku terorisme yang ditembak mati polisi adalah saudaranya Rois," tandas Nuruzzaman, yang juga dikenal sebagai pengamat terorisme.

Nuruzzaman juga menerangkan bahwa JAD memiliki tiga sosok yang bisa memfatwakan anggota untuk berjihad (teror bom).

Isi Pesan WhatsApp Briptu Gilang 15 Menit Sebelum Ledakan Kampung Melayu

Ketiga orang tersebut adalah Aman Abdurrahman, Rois Darmawan, dan Brekele alias Mujadid alias Syaiful Anam.

"Tiga orang ini yang masih bisa menfatwakan untuk melakukan amaliyah jihad," tukasnya. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/2
Tags:
Nahdlatul UlamaKampung MelayuJakarta Timur
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved