Sidang Ahok
Dramatis! Kali Ini Kejaksaan Agung Akan Ajukan Banding Atas Vonis Ahok
Upaya banding untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak hanya akan dilakukan oleh pihak kuasa hukum dari Gubernur nonaktif DKI Jakarta tersebut.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNWOW.COM - Upaya banding untuk Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak hanya akan dilakukan oleh pihak kuasa hukum dari Gubernur nonaktif DKI Jakarta tersebut.
Pihak Kejaksaan Agung dipastikan juga akan melakukan banding atas vonis dua tahun penjara Ahok oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
"Ya akan mengajukan banding," kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, di Jakarta, Jumat (12/5/2017), dikutip dari Tribunnews.com.
Tak Terduga! Ternyata Ahok Berada Satu Rutan dengan Sosok yang Sangat Membencinya!
Menurut Prasetyo, upaya banding yang dilakukan oleh pihaknya merupakan hal yang lazim dilakukan.
"Jaksa pun tentunya sesuai dengan standar prosedur yang ada, mengajukan banding," ujar Prasetyo.
Ia juga mengklarifikasi adanya kabar yang menyatakan jika tuntutan jaksa terhadap Ahok diputuskan lantaran di bawah tekanan.
Menurutnya, tidak ada tekanan dalam memutuskan tuntutan kepada Ahok.
"Jadi tidak ada istilah, tekanan-tekanan, yang nekan itu siapa," ujarnya.
Namun Prasetyo juga mengungkapkan jika keputusan vonis merupakan wewenang hakim dan perbedaan putusan menjadi hal yang wajar.
"Bahwa beda pendapat dengan hakim, ya itu bisa terjadi. Itu tidak jarang, sering terjadi," ucapnya.

Seperti diketahui, dalam perkara itu jaksa mendakwa Ahok dengan Pasal 156 KUHP atau tindak permusuhan di depan orang atau golongan sedangkan hakim mengenakan Pasal 156A KUHP terkait penistaan agama.
Majelis hakim menilai Ahok terbukti menodai agama dan menjatuhkan hukuman dua tahun penjara.
"Menyatakan terdakwa Ir Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pidana pendoaan agama. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu pidana penjara dua tahun," kata ketua majelis hakim Dwiarso di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5/2017), dikutip dari Tribunnews.com.
Hakim kemudian memerintahkan Ahok untuk ditahan.