Breaking News:

Terkait Wacana Pembubaran Ormas Anti-Pancasila, Begini Tanggapan Presiden Jokowi!

Kementrian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan kini tengah mengkaji beberapa organisasi masyarakat anti-Pancasila di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
TRIBUNNEWS / HERUDIN
Presiden Jokowi berbicara kepada wartawan usai melakukan pencoblosan pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta di TPS 04 Gambir Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2017). Pada kesempatan itu, presiden meyakini Pilkada berjalan aman dan menghasilkan gubernur yang terbaik dan terpercaya untuk Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Kementrian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan kini tengah mengkaji beberapa organisasi masyarakat anti-Pancasila di Indonesia.

Hal ini dibenarkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Namun, Jokowi belum bisa memastikan apakah ormas tersebut akan dibubarkan atau tidak.

"Ini yang mau dikalkulasi oleh Menko Polhukam. Dilihat payung hukumnya," ujar Jokowi usai acara pengusaha Nahdliyin di Pesantren Luhur Al-Tsaqofah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017), dikutip dari Kompas.com.

Begini Penampakan Rumah Siti Rokayah yang Jadi Awal Kasus Anak Gugat Ibunya Rp1,8 Miliar

"Nanti ditunggu saja ya dari Menko Polhukam. Belum tahu akan dilakukan apa," imbuh dia.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan jika Indonesia merupakan negara demokrasi.

Artinya, semua elemen bebas mengekspresikan pendapat di muka umum.

Namun, Jokowi juga mengingatkan bahwa ada aturan yang harus diikuti, misalnya tidak mengganggu ketertiban umum dan keamanan sosial.

"Kalau sudah dirasa mengganggu. Itu yang akan dilakukan sesuatu oleh Menkopolhukam," ujar Jokowi.

Heboh! Karangan Bunga untuk Ahok-Djarot Masuk Rekor MURI Karena Hal Ini!

"Jangan sampai energi kita ini habis setiap harinya hanya untuk urusan-urusan yang tidak produktif. Apakah terus kita ulang-ulang seperti ini? Ndak. Ndak. Tidak. Saya sampaikan, tidak," tutur dia.

Godok wacana pembubaran ormas

Sebelumnya, Menko Polhukam, Wiranto, mengaku tengah menggodok wacana pembubaran ormas yang dinilai tidak sesuai nilai-nilai Pancasila.

"Kalau ada suatu organisasi yang bertentangan dengan Pancasila, ya dibubarkan. Kita tanya saja masyarakat, kalau ada ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, kamu biarkan tidak?" ujar Wiranto, Kamis (4/5/2017), dikutip dari Kompas.com.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)WirantoHizbut Tahrir Indonesia (HTI)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved