Breaking News:

Pungut Sampah hingga Khataman Al Quran, 5 Cara Pekerja Peringati Hari Buruh Tanpa Demo

Massa dari kalangan pekerja turun ke jalanan untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait kesejahteraan.

Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Buruh dari berbagai serikat meramaikan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2017 di bundaran Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017) siang. Selain berorasi, buruh menampilkan berbagai pertunjukkan seperti marching band dan joget bersama. 

"Alhamdulillah. Sudah lama tidak periksa kesehatan. Kami kartu BPJS juga belum ada," ujar Fahrudin, salah satu buruh, di Lapangan Tamansari Pangkal Pinang, Senin (1/5/2017).



Buruh cek kesehatan saat peringatan Mayday di Lapangan Tamansari Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Buruh cek kesehatan saat peringatan Mayday di Lapangan Tamansari Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. (Kontributor Pangkal Pinang, Heru Danhur)

4. Aksi pungut sampah

Buruh dari Serikat Pekerja Hero Supermarket Tbk melakukan aksi pungut sampah di tengah ramainya aksi massa yang dilakukan sejumlah serikat buruh.

Koordinator lapangan Ardi mengatakan, aksi dilakukan berawal saat aksi buruh tahun 2015 lalu.

Saat itu hampir seluruh media massa menyoroti banyaknya sampah yang berserakan usai aksi tersebut.

"Lalu di 2016 kami buat aksi yang beda, yang nyata. Kami ingin memperlihatkan kalau buruh itu enggak nyampah," ujar Ardi.


Aksi pungut sampah oleh salah satu serikat buruh saat memperingati hari buruh atau yang juga disebut May Day, Senin (1/5/2017)
Aksi pungut sampah oleh salah satu serikat buruh saat memperingati hari buruh atau yang juga disebut May Day, Senin (1/5/2017) (Kompas.com/David Oliver Purba)


5. Khataman Al Quran

Sekitar lima ribu buruh di Bekasi dan sekitarnya mengikuti acara khataman Alquran.

Bukan di tanggal 1 Mei hari ini, acara tersebut dilaksanakan dua hari menjelang peringatan hari buruh.

Acara yang diawali dengan salat jumat tersebut digelar di Masjid Baitul Musthafa, Kawasan Industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 28 April 2017.

Program ini digagas oleh Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan beberapa serikat buruh.

“Kerja itu penting, tapi lebih penting adalah mendapatkan berkah dari pekerjaan. Mengaji adalah bagian dari cara mencari berkah,” kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam sambutannya sebelum pembacaan Alquran secara bersama-sama dimulai.

Suasana pembacaan Al Quran bersama-sama di Bekasi dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional.
Suasana pembacaan Al Quran bersama-sama di Bekasi dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional. (KOMPAS.com)

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Inisiator Nusantara Mengaji yang juga mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar.

“Ketika kerja keras sudah total dilakukan, maka taka da jalan lain kecuali tawakal (pasrah) kepada Tuhan. Salah satunya melalui istighotsah, mujahadah, baca Alquran, untuk mengawal semua kerja lahir,” Ketua Umum DPP PKB itu. (Tribunwow.com/Dhika Intan)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Hari Buruh InternasionalMay DayBank IndonesiaPurbalingga
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved