Breaking News:

Pilgub DKI Jakarta

Sederet Janji Anies-Sandi Jika Menang Pilkada DKI: Ahok Jadi Penasehat hingga Sumbang Seluruh Gaji

Berikut Tribunwow.com hadirkan rangkuman janji yang pernah dilontarkan Anies dan Sandi jika keduanya berhasil mengalahkan petahana Ahok-Djarot.

Penulis: Dhika Intan Nurrofi Atmaja
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
Tribunnews/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno 

TRIBUNWOW.COM - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran dua dilangsungkan pada Rabu (19/4/2017) hari ini.

Dua pasangan yang bersaing dalam pemilu putaran ini adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Penghitungan Suara Belum Capai 50%, Fadli Zon Sudah Sampaikan Kemenangan Diraih oleh Anies-Sandi

Hingga saat ini, sejumlah lembaga menggelar perhitungan cepat hasil pemilukada.

Hasilnya, pasangan Anies-Sandi diketahui unggul sementara.

Meski belum resmi, perhitungan ini seolah menyimpulkan bahwa Jakarta bakal punya gubernur baru.

Minta Maaf dan Beri Selamat Anies-Sandi, Ramalan Mbah Mijan Meleset Lagi?

Di sisi lain, saat kampanye pasangan Anies-Sandi diketahui sering memberikan janji terkait kemenangan mereka dalam pemilukada putaran ini.

Apakah janji tersebut bakal terlaksana?

Terlepas dari itu semua, berikut Tribunwow.com hadirkan rangkuman janji yang pernah dilontarkan Anies dan Sandi jika keduanya berhasil mengalahkan petahana Ahok - Djarot:


1. Bantuan sosial dan proyek di ibu kota tak akan berhenti

Dalam debat pamungkas, Rabu (12/4/2017) lalu, Anies sempat menyampaikan hal yang tak akan berubah untuk warga ibu kota jika dirinya memimpin.

Bantuan sosial, proyek maupun perda ibu kota yang sudah dirancang Ahok tak akan berubah.

"Bantuan sosial berhenti. Proyek berhenti. Perda berdasarkan sebuah agama muncul jika gubernur baru muncul itu semua keliru, itu semua salah," tegas Anies.

Anies pun mengatakan adanya pemimpin baru akan membawa pemerintahan Jakarta menjadi lebih efektif.

"Gubernur baru justru akan mengantarkan Jakarta kepada pemerintahan yang lebih efektif, ke pemerintahaan yang merangkul semuanya, ke pemerintahan yang membuat semua merasa di rumahnya, termasuk kepada mantan lawan ketika pilkada," janji Anies.

Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat mengadakan syukuran ulang tahun mereka dikediamannya di kawasan Andara, Jakarta Selatan, Sabtu (18/2/2017). Raffi dan Nagita menggelar syukuran bersama para anak yatim dan dihadiri Anies-Sandi.
Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina saat mengadakan syukuran ulang tahun mereka dikediamannya di kawasan Andara, Jakarta Selatan, Sabtu (18/2/2017). Raffi dan Nagita menggelar syukuran bersama para anak yatim dan dihadiri Anies-Sandi. (Tribunnews/Jeprima)

2. Angkat Ahok jadi penasehat

Jika Anies terpilih jadi Gubernur baru Jakarta, maka Ahok harus melepaskan jabatannya.

Saat sudah tak lagi menjabat sebagai Gubernur, Ahok pun akan mendapat peran baru.

Peran tersebut adalah sebagai penasehat Anies dan Sandi.

Berdasarkan penuturan Sandi, ide untuk mengangkat Ahok sebagai penasehat Gubernur muncul saat ia dan Anies mengunjungi mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com, saat Sutiyoso menjabat, ia menjadikan beberapa gubernur DKI sebagai penasihat, termasuk Ali Sadikin, Gubernur DKI periode 1966-1977.

Terlebih lagi, tujuan menjadikan Ahok sebagai penasehat juga bisa dimaknai untuk menciptakan kontinuitas.

"Menurut saya, nanti di kepemimpinan Mas Anies dan Sandi, kita juga harus merangkul, termasuk Pak Basuki. Nanti kita harus ajak sama-sama memikirkan. Supaya continuity, enggak ganti gubernur semua ganti," kata Sandi.

Selain itu, dengan cara tersebut Anies beranggapan dirinya bisa membangun hubungan baik dan menghargai hasil kerja pendahulunya.

"Seperti bangun rumah. Ada yang ngerjain pondasi, ada yang ngerjain temboknya, ada yang ngerjain genteng."

"Cuma kalau itu beberapa periode, yang kelihatan ya yang genteng saja, padahal sebenarnya prosesnya panjang," kata Anies.

3. Mudahkan pembangunan rumah ibadah

Awal April lalu, sejumlah pendeta yang tergabung dalam komunitas Batak Marbisuk menyatakan dukungan pada calon Gubernur dan Wakil Gubernur urutan tiga.

Para pemuka agama nasrani ini pun berharap ada kemudahan membangun rumah ibadah bila Anies dan Sandi menang dalam pilkada.

Bak gayung bersambut, Anies mengatakan ia akan menegakkan aturan terkait hal tersebut.

Harapannya, pembangunan rumah ibadah yang sesuai peraturan bisa menimbulkan keadilan yang merata.

"(Dibantu) semua (pembangunan rumah ibadah), sesuai dengan peraturan. Sehingga dengan begitu, ada keadilan. Jangan sampai ada beda perbedaan," kata Anies saat ditanya Kompas.com.

Ia pun berjanji akan memperlakukan warga Jakarta dengan adil tanpa ada berat sebelah.

"Karena itu saya berkomunikasi dengan semua, yang kanan, yang kiri, yang atas, yang bawah komunikasi semua."

"Tidak ada kekhawatiran untuk komunikasi dengan siapa saja karena seorang gubernur adalah gubernur bagi semua, bukan bagi sebagian," tutur Anies.

"Kami bangun rasa keadilan di Jakarta, Insya Allah muncul kedamaian, saling menghormati, saling menghargai," ujar Anies.

4. Sumbangkan seluruh gaji

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan amanah yang diberikan warga Jakarta akan ia gunakan dengan sebaik-baiknya.

Ia pun bernadzar jika dirinya menang dalam pilkada, ia akan menyumbangkan semua gaji dan tunjangannya untuk kepentingan warga.

"Saya optimis, angka-angka survei kita cukup menggembirakan. Keunggulan kita secara margin masih dalam ambang aman," terang Sandi.

YouTube
YouTube (Sandiaga Uno dan Anies Baswedan)

"Ini (Pilkada DKI Jakarta) beda sama bisnis. Ini adalah perjuangan untuk membela rakyat, membela demokrasi kita," tambahnya sebagaimana dikutip dari Warta Kota.

"Buat saya, malahan pilkada dari putaran pertama dan putaran kedua membawa begitu banyak rezeki untuk saya. Ini meneguhkan niat saya, apabila menang, lima tahun ke depan semua kompensasi, gaji, dan tunjangan akan saya sumbangkan," terangnya. (Tribunwow.com/Dhika Intan)

Sumber:
Tags:
Anies BaswedanSandiaga UnoAhokDKI Jakarta
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved