Breaking News:

Terkini Nasional

Ketika Panggilan Hati untuk Haji Kalahkan Himpitan Ekonomi

Panggilan hati untuk bisa berangkat haji kalahkan himpitan ekonomi oleh dua pejuang nafkah di Solo, Lukman Busra dan Temon Kartosoemito.

Tayang:
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi
Ribuan jemaah haji Indonesia padati Mekkah, Arab Saudi. 

TRIBUNWOW.COM - Bergelut dengan panas terik matahari sudah risiko yang harus diambil dua orang pengais rezeki di Karesidenan Solo demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya.

Dari pagi buta, mereka keluar rumah untuk coba cari peruntungan di setiap harinya.

Tak jarang, cuaca buruk hujan deras hingga petir dan badai jadi teman mereka berpeluh di tengah kerasnya kehidupan.

Di tengah himpitan ekonomi dan kesulitan tersebut, justru terbesit asa yang tak pernah diduga oleh banyak orang.

Asa bertamu ke rumah Allah untuk menunaikan rukun Islam kelima, ibadah haji.

Di tengah kebutuhan ekonomi, dua pejuang nafkah asal Dibal dan Kadipiro Kota Karesidenan Solo ini masih bisa sisihkan penghasilan untuk wujudkan mimpi itu.

Dan kini, keduanya sukses menginspirasi dengan menjawab keraguan di benak masyarakat jika himpitan ekonomi tak surutkan mimpi untuk pergi ke tanah suci.

Tukang Bakso Bakar di Dibal Naik Haji

Sosok tukang bakso bakar asal Dibal Boyolali, Lukman Busra ketika tengah menunaikan ibadah haji pada Juni 2024 lalu.
Sosok tukang bakso bakar asal Dibal Boyolali, Lukman Busra ketika tengah menunaikan ibadah haji pada Juni 2024 lalu. (HO TribunWow.com)

Tentu, tak ada yang menyangka sosok penjual bakso bakar asal Dibal, Boyolali, Lukman Busra bisa tunaikan haji di tengah kehidupan sederhananya.

Lukman Busra berhasil menjawab pikiran skeptis khalayak luar mengenai profesinya sebagai tukang bakso bakar yang berpendapatan tak sebesar pegawai kantoran.

Namun, berkat tekada dan perjuangan keras dari Lukman, angannya untuk pergi haji dan jawab keraguan orang terbantahkan.

Dikit demi sedikit, laba dari hasilnya berjualan bakso bakar ditabungkan.

Nominalnya memang tak seberapa, namun, berkat ketekunannya menabung itu lah Lukman bisa merealisasikan keinginan masa kecilnya pada Juni 2024 lalu.

"Untuk ibadah haji, alhamdulilah saya berkesempatan untuk beribadah ke tanah suci berkat bantuan dari Allah."

 "Jalannya sampai bisa ibadah haji itu ya dari cita-cita semasa kecil,  saat itu di TPA saya sudah diajari doa haji, jadi doanya itu 'Allahumma ballighna Makkata wal Madiinata wal 'Arafata wa Ruzqnal hajjal mabruuro wardha 'anna wahgfirlanaa warhamnaa Anta Maulaana fanshurnaa 'Alal qoumil Kaafiriina, nah doa itu saya panjatkan terus sampai sekarang ini."

"Dan akhirnya, alhamdulilah kini benar-benar terlaksana, meski hanya dengan berjualan bakso bakar, Allah menolong saya, setiap habis berjualan, saya upayakan bisa menyisihkan Rp 50-100 ribu," ungkapnya lagi kepada TribunWow.com, Senin (21/4/2026).

Halaman 1/2
Tags:
HajiIbadah HajiBadan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved