Sebagaimana diketahui, FIFA telah menambah kuota peserta Piala Dunia U17 2025 dari 24 menjadi 48.
Benua Asia pun juga mendapatkan delapan slot ke ajang tersebut dari FIFA.
Itu berarti, lolos ke perempat final Piala Asia U17 2025 sudah cukup untuk membawa Timnas Indonesia melenggang ke Piala Dunia U17 2025.
Kekalahan telak atas Korut jadi bahan evaluasi bagi tim kepelatihan Timnas U17 Indonesia.
Nova Arianto sebagai pelatih kepala bakal melakukan evaluasi besar-besaran.
Meski begitu, Nova Arianto memuji kualitas mental bermain anak asuhnya selama turnamen.
Namun, permasalahan besar dan kelemahan anak asuh Nova Arianto selama turnamen yakni pengambilan keputusan di lapangan.
"Evaluasi pasti akan kami lakukan setelah pertandingan," ujar Nova Arianto dikutip TribunWow.com dari BolaSport.com.
"Secara garis besar, saya bisa lihat pemain sangat luar biasa dalam hal mental."
"Walau begitu, masih banyak yang bisa diperbaiki dari permainan atau pengambilan keputusan," lanjutnya.
Baca juga: Keuntungan Timnas U17 Indonesia Naturalisasi Kenzo Riedewald untuk Piala Dunia U17 2025, Total Ada 5
Lebih lanjut, gelaran Piala Dunia U17 2025 masih menyisakan tujuh bulan lagi.
Turnamen itu bakal digelar pada 3 sampai dengan 27 November 2025 di Qatar.
Masih lamanya waktu gelaran Piala Dunia U17 2025, Nova Arianto dan tim kepelatihan Timnas U17 Indonesia masih memiliki waktu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Nova Arianto meminta anak asuhnya untuk meningkatkan kemampuan individual para pemainnya.
"Hal itu menjadi PR kami dalam lima bulan ke depan," ujar Nova Arianto.
"Bagaimana lebih mempersiapkan pemain bukan hanya dalam hal fisik dan mental."
"Tetapi juga soal teknik individu mereka harus ditingkatkan."
"Pemain harus bisa lebih siap dan bekerja lebih keras karena kami sekali lagi menghadapi ajang lebih besar yang pastinya membutuhkan usaha luar biasa," tutupnya.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google New