Keempat yakni terkait dengan mental pemain PSIM Yogyakarta yang tentu lebih baik karena keberhasilan mereka libas PSPS Pekanbaru di laga terkini berbanding terbalik dari Bhayangkara FC yang kalah dari PSKC Cimahi.
Di mana, klub yang acap kali disapa Si Mbah atau warisane Si Mbah tersebut menang di markas sendiri di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta dengan skor 2-1 atas PSPS Pekanbaru.
Sekaligus pengunci satu tiket ke final dan promosi otomatis ke Liga 1 musim depan.
Sementara Bhayangkara FC yang dipastikan lolos justru menderita kekalahan dari tamunya PSKC Cimahi di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.
Kekalahan diderita setelah Bhayangkara FC menurunkan skuad pelapisnya kontra PSKC Cimahi.
Dengan kata lain, secara mentalitas permainan, anak asuh Erwan Hendarwanto berada di atas angin ketimbang Bhayangkara FC pimpinan Gomes de Oliviera.
Momok Bhayangkara FC Ready
Kelima terkait rekor pertemuan kedua tim memang berimbang di babak penyisihan grup lalu.
PSIM Yogyakarta berhasil menang atas Bhayangkara FC di markas The Guardian dengan skor 1-0.
Dibalas tuntas oleh Bhayangkara FC dengan skor 2-1 di markas PSIM Yogyakarta.
Namun yang jadi catatan adalah keberhasilan Rafinha dua kali koyak gawang Bhayangkara FC.
Terlebih, di laga terkininya kontra PSPS Pekanbaru, Rafinha masih jadi andalan dengan sukses catatkan 1 gol.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News