Pada Instagram resmi tim @aremafcofficial pada Selasa (1/10), tampak Arema FC juga memanjatkan doa untuk memperingati dua tahun Tragedi Kanjuruhan.
"Doa Kami Selalu Bersamamu Nawak, 135+," tulis Arema FC.
"Kami tidak akan pernah melupakan para korban tragedi Kanjuruhan. Doa dan penghormatan kami selalu tertuju kepada mereka dan keluarga yang ditinggalkan. Mari terus menjaga semangat mereka hidup dalam setiap langkah kita. 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan," lanjut Arema FC.
Baca juga: Arema FC Segera Bisa Berkandang di Stadion Kanjuruhan pada Liga 1 2024/2025, Cek Progres Renovasinya
Setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan, enam orang di tetapkan sebagai tersangka, di antaranya adalah:
- Direktur Utama PT LIB (AHL): Ditetapkan sebagai tersangka karena tak membuat verifikasi terhadap stadion Kanjuruhan.
- Ketua Panpel (AH): Ditetapkan sebagai tersangka karena tak membuat peraturan dan keselamatan. Ia juga yang membiarkan tiket terjual 42.000 ribu meski kapasitas Stadion Kanjuruhan adalah 38.000
- Security Officer (SS): Diduga memrintkan steward meninggalkan stadion dan membat penonton sulit keluar dari stadion
- Kabag Operasional Polres Malang (Wahyu Ss)
- Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim (H)
- Kasat Samapta Polres Malang (BSA)
(TribunWow.com)