"masa ga malu wakil afc kaya gini hadeh #wpcout," tulis akun @kvinabdllah.
Komentar dengan tagar #wpcout semakin banyak dikirimkan oleh K-Conk Mania atas kekecewaannya terhadap taktik Widodo Cahyono Putro.
Pasalnya, tiga kekalahan beruntun telah dialami oleh Madura United.
Sebelum dibungkam oleh Persis Solo, Skuad Laskar Sapeh Kerrab telah terlebih dahulu menanggung malu dengan perolehan skor 0-1 atas Persita Tangerang pada pekan ketiga Liga 1 2024/2025.
Sementara pada pekan kedua, PS Barito Putera juga sukses mengantongi kemenangan atas Madura United dengan skor tipis 0-1.
Tren negatif yang dicatatkan Madura United sangat berpotensi untuk mendepak sang pelatih.
Seperti halnya Semen Padang yang langsung mengambil tindakan cepat seusai kalah dari Malut United pada pekan keempat untuk mendepak sang pelatih, yakni Hendri Susilo.
Hal serupa sangat mungkin terjadi bagi Widodo Cahyono Putro apabila tidak ada perubahan positif untuk permainan Madura United.
Baca juga: Hasil Akhir Persis Solo Vs Madura United: Moussa Sidibe Cetak Brace, Sambernyawa Pesta Gol 4-0
Lantas siapakah sosok Widodo Cahyono Putro?
Widodo Cahyono Putro merupakan seorang pelatih sepak bola profesional yang berasal dari Cilacap, Jawa Tengah.
Lahir pada 8 November 1970, pelatih yang kerap disapa WCP itu kini genap berusia 53 tahun.
Sebelum berkarier sebagai seorang pelatih, Widodo Cahyono Putro diketahui telah terlebih dahulu mencicipi karier di lapangan hijau sebagai seorang pemain sepak bola.
Warna Agung menjadi tim pertama yang dilakoni oleh Widodo Cahyono Putro sebagai seorang pemain sepak bola.
Widodo Cahyono Putro bergabung dengan Warna Agung pada 1 Juli 1990.
Kemudian pada 1 Juli 1994, WCP mulai bergabung dengan Petrokimia Putra.