"Semoga ada rejeki supaya bisa saya belikan sepatu untuk adik saya, agar dia semakin semangat belajarnya," bebernya.
Rudi menambahkan, dari empat bersaudara hanya Firdaus yang sekolah sementara saudara lainya sudah berhenti sekolah karena faktor ekonomi yang menghimpit mereka.
Firdaus satu-satunya harapan untuk merubah nasib keluarganya dikemudian hari lewat pendidikan.
"Saya berharap ada bantuan beasiswa untuk adik saya," pungkasnya.
3. Pemprov Beri Bantuan
Kini, Firdaus pun bisa tersenyum lebar karena tidak perlu lagi datang ke sekolah memakai sandal jepit lusuh.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar memberikan bantuan berupa sepatu kepada Firdaus pada Selasa (16/7/2024) kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Mithhar Thala Ali langsung menemui Firdaus di SD Inpres Kuo setelah mendengar kabar tersebut.
"Pagi ini kami di SD Inpres Kuo Desa Kuo Kecamatan Pangale Kabupaten Mateng menyerahkan seragam dan perlengkapan sekolah lainnya pada anak yang kemarin masuk sekolah pakai sandal jepit," ujar Mithhar dikutip dari Tribun-Sulbar.com, Selasa (16/7/2024).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Mithhar kepada Firdaus di halaman sekolah Inpres Kuo.
Baca juga: Fakta Viral Pria di Semarang Tembak Mati Kucing Tetangga, Kesal karena Buang Kotoran Sembarangan
Pada kesempatan tersebut, Firdaus diantar oleh guru sekolah.
Mithhar mengatakan, dirinya diperintah langsung oleh Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin untuk turun tangan secara langsung.
"Pak Gubernur langsung merespons ketika ada di media, bahwa ada anak yang masuk sekolah (pakai Sandal)," katanya, dikutip dari Instagram @pemprov_sulbar.
Mithhar dalam kesempatannya, mengakui adanya miskomunikasi dari pihak terkait.
Diketahui Firdaus berasal dari keluarga yang tidak mampu sehingga layak menerima bantuan.