Terkini Nasional

4 Fakta soal UKT, Kenaikan Bukan Dibatalkan tapi Jokowi Sebut Hanya Ditunda hingga Respons Kampus

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dalam tayangan Youtube KEMENDIKBUD RI, Sabtu (8/8/2020).

TRIBUNWOW.COM - Polemik uang kuliah tunggal (UKT) di sejumlah perguruan tinggi yang mengalami kenaikan signifikan ditunda sementara.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim setelah dipanggil oleh Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan pada Senin (28/4/2024).

Dirangkum oleh TribunWow.com, berikut ini sejumlah fakta soal polemik UKT.

Baca juga: Breaking News - Nadiem Makarim Akhirnya Batalkan Kenaikan UKT PTN setelah Dipanggil Jokowi

1. Nadiem Sebut Dibatalkan

Nadiem Makarim mengatakan jika akan mengevaluasi soal permintaan kenaikan UKT yang direkomendasikan dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Kami Kemendikbudristek telah mengambil keputusan untuk membatalkan kenaikan UKT di tahun ini dan kami akan merevaluasi semua permintaan keningkatan UKT dari PTN," kata Nadiem.

Nadiem mengatakan tidak akan ada kenaikan UKT buat semua mahasiswa pada tahun ini.

Kemendikbud akan mengevaluasi permintaan UKT yang diajukan perguruan tinggi.

"Jadi untuk tahun ini tidak ada mahasiswa yang akan terdampak dengan kenaikan UKT tersebut dan kami akan mengevaluasi satu per satu permintaan atau permohonan perguruan tinggi untuk peningkatan UKT tapi itu pun untuk tahun berikutnya," katanya.

Nadiem mengatakan untuk lebih rinci akan dijelaskan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan sesegera mungkin.

Baca juga: Heboh soal Kenaikan UKT, Prabowo Subianto Beri 2 Pernyataan: Universitas Negeri Dibangun dari Rakyat

2. Kenaikan Hanya Ditunda

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan jika kenaikan UKT masih akan diberlakukan tahun depan.

Dikutip dari Kompas.com, Jokowi mengatakan masih ada kemungkinan kenaikan akan diberlakukan tahun depan.

Menurutnya saat ini kenaikan dirasa sangat mendadak sehingga tak ada jeda.

"Kemungkinan ini akan dievaluasi dulu, kemudian kenaikan setiap universitas akan dikaji dan dikalkulasi sehingga kemungkinan, ini masih kemungkinan, nanti ini kebijakan di Mendikbud akan dimulai kenaikannya tahun depan," tutur Jokowi.

"Jadi ada jeda tidak langsung seperti sekarang ini," kata Jokowi di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024).

Di tahun ini, Jokowi meminta Mendikbud agar memberikan keringanan untuk biaya UKT.

Baca juga: Tak Sanggup Bayar UKT Mahal, Calon Mahasiswi Jalur Prestasi Mundur, Pihak UNRI Ungkap Fakta Lain

Viral di media sosial, calon mahasiswi UNRI yang lolos jalur prestasi memilih mundur lantaran tak sanggup membayar UKT yang dinilai mahal, pihak kampus ungkap fakta berbeda. (Instagram/@pkucity)

3. Respons Kampus

Halaman
12