Pilkada DKI Jakarta

Melihat Peluang Ahok Maju Pilkada 2024, Dinilai Sulit Menang hingga Perlu Tepat Menentukan Bacawagub

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok seusai kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

TRIBUNWOW.COM - Peluang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk maju sebagai bakal calon gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 terbuka lebar.

Tak hanya di Pilkada DKI Jakarta, Ahok juga masuk bursa bacagub PDIP untuk Pilkada Sumatera Utara (Sumut).

Lantas, bagaimana peluang Ahok memenangi Pilkada DKI Jakarta atau Pilkada Sumut?

Baca juga: 3 Alasan Duet Anies-Ahok untuk Pilkada DKI Jakarta Tak Bisa Terwujud, Termasuk Terganjal Aturan

1. Sulit Menang

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, sulit bagi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menang jika diusung sebagai bakal calon gubernur dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Diketahui, Ahok masuk bursa bacagub PDIP untuk Pilkada DKI dan Sumatera Utara (Sumut).

Ujang mengatakan, status Ahok yang pernah dipidana karena kasus penistaan agama menjadi alasannya.

“Masalah pidana, masalah penistaan agama, yang itu sangat merugikan bagi Ahok dan PDIP,” kata Ujang kepada Kompas.com, Jumat (17/5/2024).

“Kalau Ahok enggak bakal diusung (PDIP) karena diusung pasti keok. Pasti kalah,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Review itu.

Kasus penistaan agama, lanjut Ujang, telah melekat bagi masyarakat DKI Jakarta.

Apalagi, tingkat religiusitas masyarakat Jakarta tinggi.

“Jadi sulit dan berat kalau Ahok diusung maju ya kemungkinan besar akan tumbang karena bagaimanapun religiusitas masyarakat Betawi itu tinggi,” kata Ujang.

“Mereka akan mencari sosok figur yang bisa bagus agamanya, taat agamanya. Yang menistakan agama pasti sulit untuk bisa menang di DKI,” ucapnya lagi.

Baca juga: Wacana Duet Anies dan Ahok di Pilkada DKI Jakarta Mungkin Terjadi? Pengamat: Berpeluang Menang

Ujang menambahkan, potensi yang sama bakal terjadi apabila Ahok diusung di Sumut.

“Tetap sulit walaupun memang Sumut punya karakteristik sendiri, tetapi tetap saja bahwa terutama kelompok Islam tidak akan memilih Ahok,” ucap Ujang.

Halaman
1234